Meski Ada Petugas Dishub, Banyak Angkot Langgar Lalin Masuki Lajur Kendaraan Pribadi







Tampak Angkot yang membandel yang seenaknya melintasi jalur khusus untuk kendaraan pribadi. (Foto-Deni/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Semerawutnya lalulintas dibawah Jembatan Ampera makin hari semakin mengkhawatirkan. Meskipun ada petugas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Palembang Angkutan Kota (Angkot) tidak segan untuk melanggar dengan melintasi jalur yang seharusnya dilalui oleh kendaraan pribadi sehingga menyebabkan kemacetan panjang.

Mirisnya lagi, para sopir Angkot pelanggar lalu lintas itu selalu memberikan uang kepada oknum petugas dishub yang berdiri di tengah pembatas jalan di jalur bawah Jembatan Ampera.

Pantauan Suara Nusantara dibawah Jembatan Ampera, Selasa siang (11/9/2018) kesemerawutan dampak pelanggaran lalulintas oleh sopir Angkot dibawa Jembatan Ampera sangat jelas terlihat.

Bahkan meskipun ada petugas berdiri disisi-sisi jalan, mereka para sopir Angkot seakan tidak takut untuk melakukan pelanggaran yang jelas-jelas jalur itu bukan untuk mereka, melainkan untuk kendaraan pribadi. Kemungkinan tidak takutnya mereka hingga leluasa masuk ke jalur pribadi karena mereka merasa setiap melintasi jalur itu selalu memberikan uang setoran kepada petugas dishub yang berdiri dilokasi.

Dampaknya, banyak sekali pengguna jalan dan pengguna kendaraan pribadi mengeluh karena macet yang selalu terjadi disebabkan Angkot nakal ini.

Baca Juga :   Kepala BKKBN RI Apresiasi Pj Walikota Palembang Ratu Dewa Atasi Stunting

“Disini selalu macet mas, sudah jelas-jelas ada plangnya jika jalur ini khusus kendaraan pribadi tetapi kenapa Angkot selalu menyerobot masuk kejalur ini. Parahnya lagi, Angkot seenaknya berhenti menaiki dan menurunkan penumpang hingga menyebabkan antrean dan kemacetan panjang bagi kendaran pribadi yang berada di belakang mereka (Angkot, red),” jelas Andi (38), pengguna kendaraan pribadi yang dibincangi Suara Nusantara di lokasi.

Warga Tegal Binangun ini juga menyayangkan, akan adanya petugas dishub yang berdiri-diri saja namun tidak meneritibkan Angkot yang membandel tersebut. “Semoga ini cepat ditindak sehingga lalulintas di sini tidak lagi kacau balau,” harap ayah tiga anak ini.

Pemakai jalan lainnya, Zubaidah (45), juga mengeluh akan penumpukan Angkot yang membuat ketidaknyamanan dirinya sebagai penjalan kaki untuk menyeberang ke seberang jalan agar tidak tertabrak.

“Ya tidak nyaman be dek, disini banyak nian Angkot yang sekendak mereka stop. Lemak kalau bentar, terkadang Angkot ini berhentinyo lamo. Bukan untuk satu atau dua Angkot, puluhan Angkot seperti itu, jadi menyebabkan antrean panjang Angkot belum lagi, kendaraan lain yang melintas terhalang oleh Angkot-Angkot ini, kami yang berjalan kaki jugo takut kalau ingin nyeberang jalan, takut be tertabrak. Seharusnyo di tata be, jadi lemak para sopir Angkot tidak seenak mereka berhenti sana-sini. Paling itu lah yang kami minta dari pemerintah,” ungkap Ibu Rumah Tangga (IRT) yang setiap harinya menggunakan jalan dibawah Ampera untuk berdagang dikawasan Pasar 16 Ilir.

Baca Juga :   Ratusan Siswa SD Antusias Ikuti Program Clino Gigi Gratis Pertamina RU III

Sementara itu, Kabid Dal Ops Dishub Kota Palembang, Martha Edison saat dihubungi Suara Nusantara berterima kasih atas adanya info maraknya pelanggaran Angkot yang sering terjadi di bawah Jembatan Ampera.

Dirinya membenarkan jika Angkot dibawah Jembatan Ampera tidak boleh untuk melintasi jalur kendaraan pribadi.

“Terima kasih infonyo mas, emang benar untuk Angkot seharusnya tidak boleh lewat di jalur khusus pribadi. Kami akan menindaklanjuti ini, saat ini kami dari dishub sedang menindak angkutan umum yang melanggar lajur termasuk izin yang sudah mati atau habis,” jelasnya.

Namun ketika disinggung, terkait permintaan sejumlah uang oleh oknum petugas dishub kepada sopir Angkot yang melanggar lalulintas, Martha menjelaskan, jika penarikan uang itu untuk retribusi terminal.

“Kalau masalah penarikan uang, itu untuk retribusi termina Pak!,” tandasnya. (den)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Baru Dilantik, Pj Walikota Ucok Abdul Rauf Langsung Cek Pasar Tertua di Palembang

Palembang, KoranSN Ucok Abdul Rauf Penjabat (Pj) Walikota Palembang mengantikan Ratu Dewa yang kembali menempati …

error: Content is protected !!