‘Midang Bebuke’ Meriah, Pj Bupati OKI Apresiasi Dukungan Masyarakat







Pj Bupati OKI Ir H Asmar Wijaya MSi dan Forkopimda berfoto bersama para peserta. (Foto-Istimewa)

ARAK-arakan menggunakan pakaian adat atau biasa disebut ‘Midang Bebuke’ di momen lebaran hari ke-3 dan ke-4 sudah menjadi tradisi masyarakat Kayuagung Ogan Komering Ilir (OKI) Sumsel.

Pada gelaran Hari Raya Idul Fitri 1445H tahun ini, Midang Bebuke terlihat sangat meriah dan tertib.

Puluhan pasangan berpakaian pengantin arak-arakan di sepanjang jalan pinggir Sungai Komering, Jumat (12/4/2024) dan Sabtu (13/4/2024).

Baca Juga :   Lebaran Virtual, Herman Deru Silaturahmi dengan Masyarakat dan Bupati-Walikota se-Sumsel

Syaiful Ardan selaku sesepuh dan tokoh masyarakat Kayuagung mengatakan, awal mulanya Midang Bebuke dilakukan pada abat ke-17. Konon, midang dijadikan sebagai syarat pernikahan.

Dijelaskannya, ada perseteruan antara pihak mempelai laki-laki dan perempuan karena pihak mempelai laki-laki berasal dari keluarga yang miskin, sedangkan pihak perempuan berasal dari keluarga yang terpandang. Pihak perempuan meminta sejumlah syarat kepada keluarga laki-laki berupa arak-arakan kereta hias menyerupai naga lengkap dengan gegawaannya. Singkat cerita persyaratan tersebut dipenuhi.

“Jadi sejak peristiwa itulah, masyarakat Kayuagung menyelenggarakan acara Midang Bebuke Morge Siwe,” ungkapnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Wakil Bupati Rayakan HUT ke-52 di Pelantikan PWI OKI







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Pj Bupati Banyuasin H Hani Syopiar Rustam Prioritaskan Gaji PPPK

PENJABAT (Pj) Bupati Banyuasin, H Hani Syopiar Rustam SH melakukan koordinasi dan konsultasi terkait sistem …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!