Militer AS Siap Kembali ke Teluk Subic Filipina, Lawan Kehadiran China





Arsip – Kapal penyapu ranjau USS Guardian, terlihat di Kepulauan Selatan Vicinity di Karang Tubbataha setelah kandas di provinsi Palawan, bagian barat Manila, Sabtu (19/1). (Foto-Antara/Reuters)

Subic, Filipina, KoranSN

Militer Amerika Serikat kemungkinan akan kembali ke pangkalan di Teluk Subic di Filipina karena kekhawatiran atas meningkatnya kehadiran maritim China, kata seorang pejabat tinggi badan lokal yang mengawasi zona pelabuhan bebas itu.

Militer AS akan kembali ke Teluk Subic setelah 30 tahun meninggalkan daerah yang pernah menjadi pangkalan militer terbesar mereka di Asia.

Baca Juga :   Data Terbaru COVID-19 AS: 1.761.503 Kasus, 103.700 Kematian

Bekas Pangkalan Angkatan Laut AS di Teluk Subic, yang menghadap Laut Cina Selatan, telah menjadi pelabuhan bebas yang ramai yang mempekerjakan sekitar 150.000 penduduk lokal dan dikelola oleh Otoritas Metropolitan Teluk Subic (SBMA).

Manila dan Washington telah bernegosiasi untuk menyiapkan lima lokasi lagi di negara Asia itu untuk membangun fasilitas militer AS dan menyiapkan senjata di bawah Perjanjian Peningkatan Kerja Sama Pertahanan (EDCA).

Ketua SBMA Rolen Paulino pada Rabu (23/11/2022) mengatakan bahwa dia akan “sangat terkejut” jika Teluk Subic tidak menjadi suatu lokasi dari EDCA itu saat “selama perang, dan pada waktu yang sangat penting”. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Menkeu Sri Lanka Mundur Sehari Setelah Dilantik





Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Bali jadi Destinasi Favorit Wisatawan China Selama Imlek

Beijing, KoranSN Pulau Bali menjadi salah satu dari beberapa destinasi yang digemari para wisatawan dari …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!