Minyak Goreng Banjiri Pasar di Kalsel dengan Harga Tinggi

Seorang warga di Banjarbaru, Kalimantan Selatan membeli minyak goreng pada sebuah toko sembako seharga Rp50.000 untuk isi 2 liter kemasan premium. (Foto-Antara)

Banjarbaru, KoranSN

Setelah dicabutnya harga eceran tertinggi (HET) oleh Pemerintah pada Rabu (16/3/2022), minyak goreng kini membanjiri pasar di Kalimantan Selatan (Kalsel) terutama di toko ritel modern namun dengan harga tinggi.

Berdasarkan pantauan pada Minggu (20/3/2022), pada beberapa ritel modern seperti Indomaret dan toko swalayan di Kota Banjarbaru, Kalsel, minyak goreng kemasan premium berbagai merek isi 2 liter dibandrol harganya antara Rp49.000 sampai Rp52.000, jauh di atas HET yang sebelumnya berlaku Rp28.000/dua liter.

Baca Juga :   KA Jarak Jauh Tujuan Palembang tidak Operasional

“Tadinya senang melihat banyak minyak goreng dipajang, ternyata harganya mahal, saya tidak jadi beli,” ujar Rohimah (55), warga yang dijumpai setelah keluar dari sebuah ritel modern di Banjarbaru.

Ekonom dari Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Hidayatullah Muttaqin SE MSI PhD mengatakan kebijakan Pemerintah menetapkan HET minyak goreng sejak awal Februari 2022 lalu memang tidak tepat.

Begitu pula kebijakan pencabutan HET untuk minyak goreng kemasan kecuali curah, juga tidak efektif. Hal ini disebabkan penetapan dan pencabutan HET tersebut tanpa disertai kebijakan yang menyentuh akar masalah lonjakan dan kenaikan harga kebutuhan pokok itu. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Menparekraf Resmikan Gedung UMKM Halal Hub di Sumenep



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Indonesia – Timor Leste Jalin Kerja Sama Pengembangan Koperasi dan UMKM

Jakarta, KoranSN Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah menjalin kerja sama bilateral dengan Timor Leste …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!