Minyak Naik ke Tertinggi Tiga Tahun Dipicu Perkiraan Defisit Pasokan





Arsip Foto – Sebuah tangki minyak terlihat di dalam Perusahaan Minyak dan Gas Pelabuhan Ras Lanuf di Ras Lanuf, Libya, Selasa (10/7/2018). (Foto-Antara/Reuters)

New York, KoranSN

Harga minyak menguat pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB), menyentuh level tertinggi tiga tahun di atas 85 dolar AS per barel, didorong oleh perkiraan defisit pasokan dalam beberapa bulan ke depan karena pelonggaran pembatasan perjalanan terkait virus corona memicu permintaan.

Minyak mentah berjangka Brent bertambah 86 sen atau 1,0 persen menjadi ditutup di 84,86 dolar AS per barel. Harga bulan depan, yang menyentuh level tertinggi sejak Oktober 2018 di 85,10 dolar AS, mencatat kenaikan mingguan 3,0 persen, kenaikan mingguan keenam berturut-turut.

Baca Juga :   SKK Migas Media Trip Kenalkan Tanaman Herbal

Minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS terangkat 97 sen atau 1,2 persen, menjadi ditutup di 82,28 dolar AS per barel. WTI melonjak 3,5 persen untuk minggu ini dan merupakan kenaikan mingguan kedelapan berturut-turut. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Bagikan :

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Industri Pertanian Primadona Baru di Bursa Saham

Jakarta, KoranSN Kontribusi industri pertanian terhadap perekonomian Indonesia cukup signifikan pada dua tahun belakangan ini. …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.