Miris! Anak Dibawah Umur Pun Terlibat Aksi Begal Motor









Tampak keempat tersangka saat diamankan di Mapolda Sumsel. (foto-dedy/koransn)

 

BEGAL motor atau istilah hukumnya pencurian dengan kekerasan yang kerap menghantui masyarakat Kota Palembang masih saja tetap terjadi, dan terus terjadi. Upaya aparat kepolisian dari jajaran Polresta Palembang dan Polda Sumsel untuk membasmi kejahatan jalanan tersebut tampaknya belum sepunuhnya berhasil.

Apalagi, belum lama ini aparat kepolisian dari Subdit III Jatanras (kejahatan dan kekerasan) Ditrekrimum Polda Sumsel berhasil menangkap empat tersangka begal sepeda motor yang tersangkanya melibatkan anak-anak.

Mirisnya, keempat tersangka begal ini semuanya masih dibawah umur, yang usianya rata-rata 16 tahun. Bahkan keempatnya berstatus oknum pelajar di Palembang. Dalam askinya, para tersangka tergolong sadis lantaran menggunakan senjata tajam membacok kepala dan tangan korbannya.

Dengan adanya pengungkapan kasus ini, tentunya dalam memberantas pelaku begal di Palembang bukan hanya tugas petugas kepolisian saja, melainkan semua pihak mulai dari keluarga, orang tua, guru dan masyarakat diharapkan harus ikut berperan mengawasi anak-anak kita supaya tidak salah dalam bergaul, hingga melakukan aksi kejahatan seperti begal motor.

Kalau anak-anak kita sudah melakukan aksi kejahatan bahkan ikut serta, tentunya kasihan dengan masa depannya yang masih panjang. Dari itulah, lebih baik kita mengawasi anak-anak kita guna mencegah hal-hal yang tak diinginkan dapat terjadi.

Baca Juga :   Ketika Korupsi DAK Menjerat Banyak Pihak

Seperti diketahui, keempat anak dibawah umur yang tertangkap oleh Polda Sumsel karena kasus begal motor yakni; ‘MS’, ‘IK’, ‘RV’, dan ‘AN’. Dimana keempatnya bersama pelaku ‘MY’ (DPO) melakukan begal motor terhadap korbannya Jalan Residen Abdul Rozak Palembang, tepatnya di dekat salah satu SPBU yang ada di lokasi, Jumat 20 Oktober 2017 sekitar pukul18.30 WIB.

Wakil Direktur (Wadir) Reskrimum Polda Sumsel, AKBP Azis Andriansyah dalam gelar tersangka dan barang bukti, Kamis (26/10) mengatakan, dalam aksinya para tersangka mengetahui jika di lokasi kejadian saat itu akan banyak pengendara sepeda motor yang melintas. Sebab, ketika itu, baru saja selesai pertandingan bola kaki. Sehingga banyak penonton bola kaki yang mengendarai sepeda motor melewati jalan tersebut.

“Modus dan alibinya, kelima tersangka yang salah satunya masih buron ini mengatasnamakan jika mereka mengaku sebagai oknum suporter bola kaki. Disaat korban melintas, para tersangka langsung menghadang kemudian mendang korban yang saat itu masih berada di atas kendaraan, Akibatnya, korban terjatuh. Disaat terjatuh inilah, korban dibacok di bagian kepala dan tangannya,” ungkapnya.

Baca Juga :   Hujan Sebentar Langsung Banjir

Masih dikatakannya, setelah itu para tersangka merampas dan membawa kabur sepeda motor milik korban.

“Kami menilai kasus ini sadis, karena korbannya dibacok. Kini kita masih melakukan pengembangan untuk menangkap satu pelaku lainnya yang masih buron,” tandasnya.

Diketahui, palaku begal bukan hanya melibatkan anak-anak saja melainkan orang dewasa juga melakukan aksi kejahatan tersebut. Untuk itulah Kapolda Sumsel, Irjen Pol Drs Zulkarnain Adinegara telah menegaskan jika pihaknya akan menindak tegas para pelaku kejahatan jalanan seperti begal sepeda motor dan kawanan perampok yang meresahkan warga.

“Kita sikat dan tindak tegas penjahat jalanan seperti begal, perampok. Melawan kita sikat, tapi tentunya tindakan yang dilakukan kepolisian ada SOP nya dan berdasarkan hukum, jadi hukum harus dikedepankan,” katanya.

Dijelaskan Kapolda, dirinya tidak segan menindak tegas para penjahat jalanan, karena tahun 2018 mendatang ada egenda penting di Sumsel yakni; Pilgub, Pilkada dan Asian Games.

“Jadi, saya himbau agar masyarakat sadarlah dan jangan ada lagi yang melakukan kejahatan di Sumsel ini,” ungkapnya. (Dedy Suhendra)











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Kapal Pengangkut Batubara Tabrak Plaza Dermaga 7 Ulu

Palembang, KoranSN Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara menabrak Plaza Dermaga 7 Ulu, Kota Palembang, menyebabkan …

error: Content is protected !!