Miris, Ibu Ini Diduga Jual Anak Kandung Sendiri

Yanti saat diamankan di Polresta Palembang. (Foto-Deni/Koransn)

Palembang, KoranSN

Diduga sudah menjual anak kandung sendiri seharga Rp 12 juta, Yanti (35), seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) yang tinggal di Jalan Cianjur 3 No 172 – B RT 02 RW 01 Kelurahan 5 Ilir Kecamatan IT II Palembang, Jumat (10/11/2017) terpaksa berurusan dengan pihak kepolisian.

Ibu ini nampaknya akan terancam dibui, lantaran anaknya berinisial ‘H’ (2) tersebut posisinya sekarang sudah dibawa oleh orang yang membeli anaknya ke Kepulauan Batam.

Ditemui di ruang penyidik unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Sat Reskrim Polresta Palembang, Yanti menjelaskan, jika ia tak berniat untuk menjual anak kandungnya tersebut.

Menurutnya, karena himpitan ekonomi ia kebingunan untuk keperluan makan sehari-hari. Ditengah kebingungannya itu, tetangganya yang bernama Sri lantas datang ke rumahnya dan menawarkan jika ada orang kaya yang ingin mengadopsi balitanya tersebut.

“Kata Sri ini ada uang muka sebesar Rp 10 juta, jika kamu mau titipkan saja anak kamu dengan orang kaya itu, saya tak mengenal sama sekali orang kaya tersebut. Karena sama sekali tak punya uang, saya menitipkan anak saya dengan Sri dan mengambil uang yang diberikan Sri tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :   Sumsel Dinilai Rawan Peredaran Narkoba

Setelah itu lanjut ibu ini, ia bersama Sri lantas menemui orang kaya yang diduga akan membeli balitanya. Saat bertemu di lokasi kejadian yakni di Jalan Mangku Bumi Lorong Nangka RT 39 RW 08 Kelurahan 3 Ilir Kecamatan IT II Palembang dengan orang yang akan membeli balita itu, Yanti dan Sri lantas ditambahin uang sebesar Rp 2.200.000 untuk kelengkapan semua pembayaran dalam pembelian bayi itu.

Sementara Sri yang juga diamankan di unit PPA Polresta Palembang, menjelaskan, ia sama sekali tak menghasut Yanti untuk menjual bayinya, melainkan itu kemauan Yanti sendiri karena sama sekali tak memiliki uang.

“Saya tidak nawari Pak! Yanti sendiri yang ingin anaknya dijual. Saya hanya dapat beberapa persen dari uang penjual bayi, selebihnya uang itu ada pada Yanti. Sekarang anak itu sudah dibawa orang kaya tersebut ke Batam. Saya kenal dengan orang itu di jalan, saya juga tak mengenal pasti siapa orang kaya tersebut,” jelasnya.

Baca Juga :   Pengamat Hukum: KPK Tak Ada SP3, Bakal Muncul Tersangka Baru (Kasus OTT Banyuasin)

Sementara, Kepala SPK Terpadu Polresta Palembang, Ipda A Wahab menuturkan, awalnya ibu atas nama Yanti ini datang ke Polresta untuk membuat laporan jika anaknya telah diculik satu bulan lalu.

Menurut keteranngan Yanti, lanjut Kepala SPK, bahwa anak itu diculik di lokasi kejadian, kemudian Piket Sat Reskrim bersama unit Identifikasi dan anggota SPKT bergabung dengan Polsek IT II mendatangi rumah kontrakan Yanti, dan ternyata dari keterangan Sri bahwa Yanti sengaja menjual bayinya tersebut.

“Kasus ini masih dalam proses penyelidikan petugas, keduanya baik Yanti dan Sri sudah diamankan dan sekarang masih diperiksa di ruang PPA Polresta Palembang,” tutupnya. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Konstruksi Perkara Staf Khusus dan Sespri Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan …