Mobil Listrik Tambah Banyak, PLN Siagakan 1.124 SPKLU Tersebar untuk Para Pemudik









Petugas PT PLN (Persero) saat menyiagakan Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk para pemudik. (Foto-Istimewa)

Jakarta, KoranSN

PT PLN (Persero) memastikan infrastruktur pengisian daya kendaraan listrik siap digunakan selama masa mudik Lebaran 1445 H. Tercatat, telah ada 1.124 Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) yang akan disiagakan tersebar di seluruh Indonesia.

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo mengatakan, PLN terus berkomitmen untuk mendukung ekosistem kendaraan listrik di tanah air. Di masa mudik Lebaran tahun ini pun, kata dia, PLN bersama para mitra memastikan SPKLU dalam kondisi siap melayani para pemudik yang menggunakan kendaraan listrik.

Baca Juga :   Hanya Rp 50 Ribu Nobar di Horison

“PLN bersama mitra telah menyiapkan SPKLU yang tersebar di seluruh Indonesia dengan total sebanyak 1.124 unit. Bahkan, khusus untuk jalur mudik utama seperti tol Trans Sumatra-Jawa akan ada tambahan 100 unit SPKLU,” ujarnya.

Darmawan mengatakan, PLN telah menempatkan unit SPKLU pada beberapa titik utama arus mudik di Sumatra, Jawa, Bali, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, Nusa Tenggara hingga Papua, seperti Tol Trans Sumatra-Jawa yang akan didukung oleh total 168 unit SPKLU.

“PLN telah memetakan secara cermat terkait sebaran SPKLU tersebut seperti di Tol Trans Sumatra-Jawa, rata-rata jarak antar SPKLU adalah sekitar 23 Km. Ini sangat aman untuk melayani kebutuhan kendararaan lisrik yang rata-rata jarak tempuhnya antara 300-500 km,” jelas Darmawan. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Beli Produk AXIS Raih Banyak Hadiah











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

39 Unit SPKLU PLN di Sepanjang Tol Trans Sumatra Siaga Layani Pemudik, Ini Titik Lokasinya

Lampung Selatan, KoranSN PT PLN (Persero) menyiagakan 1.299 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!