Motor Pompa Terbakar, PDAM Tirta Bukit Sulap Sempat Tak Produksi





ilustrasi. (foto-net)

Lubuklinggau, KoranSN  
Direktur PDAM Tirta Bukit Sulap Lubuklinggau, Hj Ratna Mahmud melalui Kabag Teknik, Hadi Purwanto, Senin (24/7/2017) mengatakan, satu motor pompa yang selama ini melakukan proses penyedotan air di intake kelinggi, Jumat malam lalu terbakar dikarenakan mesin panas, kerja 24 jam.

“Motor pompa di intake kelingi terbakar, hari Jumat malam. Sabtu baru selesai diperbaiki,” jelasnya.

Lebih lanjut, terbakarnya motor pompa tersebut, pendistribusian air ke 14 ribu pelanggan PDAM di Lubuklinggau terganggu. Sebab fungsi dari motor pompa itu yakni untuk mendorong air dari sungai Kelingi dan disedot dengan dimasukan ke IPA (bak pengolahan) sempat tidak menyala.

“Dampak dari itu, air mati, tidak produksi hanpir dua hari. Pasca kejadian itu, kami melakukan pendistribusian air secara bergilir ke pelanggan,” bebernya.

Baca Juga :   Banyak Organisasi di Kesbangpol OI Namun Pasif Kegiatan

Hingga dengan kemarin, PDAM Tirta Bukit Sulap masih melakukan pendistribusian air ke pelanggan secara bergilir atau dengan sistem pengaturan.

 

“Pendistribusian kita sistem pengaturan. Seperti Niken, Padat Kara dan perumahan Polisi, itu semalam,” jelasnya.

 

Selain itu, pihaknya juga mengaku sembari menunggu kondisi pengisian intake kembali normal menggunakan pompa yang terbakar, dalam bulan ini dipasang pula pompa baru.

 

“Sistem bergulir sambil menunggu pemasangan pompa satu lagi,” terangnya.

 

Hadi menambahkan, pihaknya akan mengusahakan pemasangan pompa baru dalam minggu ini. Sebab pompa baru itu akan menambah debit penyedotan ke intake. Pompa baru mampu menyedot 80 liter perdetik air di sungai Kelingi.

“Yang baru sama terbakar, itu sedotannya sama. Dan kita butuh dua pompa, jadi bisa meninggikan level reserfuar gravitasi. Itukan yang kita kejar,” ujarnya.

Baca Juga :   Bupati Mura Ajak Tingkatkan Keimanan dan Ketaqwaan

Sementara itu salah seorang pelanggan PDAM Tirta Bukit Sulap, Ibrahim Bastari warga Jalan Karya II Rt 09 Kelurahan Cereme Taba Kecamatan Lubuklinggau Timur II mengimformasikan, sudah hampir satu minggu ini suplay air tidak mengalir atau mati total.

“Hampir satu minggu ini mati total, saya terpaksa barjibaku ngangkut dari sumur milik tetangga,“ ujarnya. (cr1)





Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Selalu Kedepankan Skala Prioritas

Pagaralam, KoranSN Ketua DPRD Kota Pagaralam, Jenni Shandiyah, SE, MH membuka Sidang Rapat Paripurna XII …

error: Content is protected !!