Motor Terbakar, Konsumen & Pegawai SPBU Simpang BLK Panik









DITUTUP – Stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Jalan MP Mangkunegara Simpang BLK Palembang ditutup sementara setelah sebelumnya sebuah sepeda motor hangus terbakar usai melakukan pengisian bahan bakar minyak (BBM) jenis premium. (Foto-Ferdinand/Koransn)

Palembang, KoranSN

Sejumlah konsumen yang sedang mengantri untuk membeli bahan bakar kendaraan di SPBU 24.301.05 Simpang BLK Jalan MP Mangku Negara Palembang, Senin (30/10/2017) sekitar pukul 13.00 WIB panik berhamburan keluar SPBU, setelah melihat satu unit sepeda motor terbakar di areal pengisian bahan bakar jenis premium (bensin) yang ada di lokasi.

Bukan hanya itu, para pegawai di SPBU tersebut juga panik dan langsung mengambil Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan api. Hal ini dilakukan agar api tidak menyambar ke tempat pengisian bahan bakar, yang jaraknya berdekatan dengan lokasi sepeda motor terbakar.

Belakangan diketahui jika pengendara sepeda motor tersebut kakak beradik yakni; Hapni Hardi (37) dan Miko (30) yang keduanya tercatat sebagai warga Komplek Ashar Blok BD I Kelurahan Kenten Laut Kecamatan Talang Kelapa Banyusin. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun pengendara sepeda motor Hapni Hardi dibawa ke Mapolsek Sako untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Pengawas SPBU 24.301.05 Simpang BLK, Bastaryono (48) mengatakan, saat kejadian memang di SPBU sedang ramai kendaraan yang mengantri untuk membeli bahan bakar. Dengan adanya kejadian tersebut membuat konsumen menjadi panik.

“Sepeda motor itu terbakar di areal SPBU, tentu saja membuat panik. Bahkan para pegawai juga sempat panik saat melihat api, namun dikarenakan kami sudah terlatih menghadapi kebakaran maka saat kejadian saya dan para pegawai langsung mengambil APAR untuk memadamkan api hingga api yang membakar sepeda motor itu akhirnya padam,” ujarnya.

Baca Juga :   KPK Perpanjang Masa Penahanan Edhy Prabowo

Diungkapkannya, saat kejadian terjadi pengendara sepeda motor tersebut baru saja selesai mengisi bahan bakar. Tak lama kemudian, percikan api keluar dari bawah mesin sepeda motor hingga api dengan cepat menyambar dan membakar sepeda motor itu.

“Percikan api muncul pertama kali dari tetesan bensin yang ada di tangki motor ke busi sepeda motor, sehingga api dengan cepat membesar dan membakar sepeda motor tersebut. Terkait adanya kejadian ini, kami akan menutup sebentar SPBU ini sampai APAR yang habis digunakan untuk memadam api diisi ulang kembali,” tandasnya.

Hapni Hardi pemilik sepeda motor yang terbakar saat diamankan di Polsek Sako. (Foto-Dedy/Koransn)

Sementara pengendara sepeda motor yang terbakar, Hapni Hardi saat diamankan di Polsek Sako mengatakan, sebelum kejadian dirinya bersama adiknya Miko baru saja usai membeli bahan bakar jenis premium di SPBU tersebut. Namun saat hendak menghidupkan sepeda motor dengan cara diengkol, keluar percikan api dari busi lalu menyambar dan membakar sepeda motor.

“Melihat kejadian tersebut, adik saya Miko langsung mendorong ke pinggir sepeda motor yang terbakar supaya api tidak membakar SPBU. Kejadiannya cepat sekali dan api berhasil dipadamkan oleh petugas SPBU bersama warga sekitar,” jelasnya.

Dijelasakannya, jika saat kejadian dirinya mengisi bahan bakar jenis premium full tank atau sekitar 16 liter. Bahan bakar yang diisi ke dalam tangki motor itu rencananya akan dijualnya kembali secara eceran.

Baca Juga :   Jambret di Simpang Dr Cipto Ditembak Mati

“Saya jualan minyak eceran di rumah makanya setiap kali membeli minyak di SPBU saya selalu menggunakan sepeda motor. Nanti, setelah tiba di rumah, bensin yang berada di tangki motor saya pindahkan ke jerigen untuk dijualkan secara eceran,” ungapnya.

Kanit Reskrim Polsek Sako, Iptu Yahya Roni mengungkapkan, usai mendapatkan informasi adanya sepeda motor yang terbakar di SPBU, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian.

“Beruntung saat kejadian petugas SPBU langsung memadamkan api hingga kebakaran yang terjadi tidak telalu besar. Dengan adanya kejadian kebakaran tersebut saat ini kita telah membawa pemilik sepeda motor ke Polsek Sako untuk dilakukan pemeriksaan. Selain itu, kita juga mengamankan sepeda motor yang terbakar,” ujarnya.

Sepeda motor yang terbakar saat diamankan di Polsek Sako. (Foto-Dedy/Koransn)

Terpisah, Area Manager Communication dan Relations Pertamina Sumbagsel, M Roby Hervindo membenarkan kejadian sepeda motor yang terbakar di SPBU 24.301.05 Simpang BLK Jalan MP Mangku Negara Palembang.

“Adapun kronologisnya yakni, sepeda motor terbakar usai melakukan pengisian BBM jenis premium di pompa SPBU yang kejadiannya berjarak 10 meter dari Area Pulau Pompa. Munculnya api dari bagian bawah sepeda motor yang kemudian api terus membesar sehingga membuat sepeda motor tersebut terbakar,” katanya.

Masih dikatakannya, melihat adanya kebakaran pihak SPBU segera melakukan tindakan pemadaman dengan menggunakan APAR 9 Kg sebanyak 3 unit, APAR 6 Kg sebanyak 1 unit, APAR 68 Kg sebanyak 1 unit, sehingga api berhasil dipadamkan. Usai kejadian, operasional di SPBU dihentikan untuk sementara, sedangkan sepeda motor yang terbakar telah dibawa ke Polsek Sako.

“Kemudian untuk Sarfas di SPBU tidak mengalami kerusakan. Sedangkan APAR yang terpakai kini sedang dilakukan pengisian ulang,” pungkasnya. (ded/Ima)

 











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

KPK Sediakan Jam Besuk Tahanan Selama Idul Fitri

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyediakan jam besuk bagi pihak keluarga yang ingin menjenguk …

error: Content is protected !!