Muara Enim Miliki Potensi Kawasan Industri

Wakil Bupati Muara Enim, H Juarsah SH menyematkan tanda peserta pada acara Peningkatan Koordinasi dan Kerjasama Antara Pemerintah dan Dunia Usaha. (foto-yudi/koransn)

Muara Enim, KoranSN

Bupati Muara Enim Ir H Ahmad Yani MM yang diwakilkan Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah SH membuka acara Peningkatan Koordinasi dan Kerjasama di Bidang Penanaman Modal dengan Instansi Pemerintah dan Dunia Usaha yang diselenggarakan oleh Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpada Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Muara Enim di Ball Room Grand Zuri Muara Enim, Senin (26/11/2018) sekitar pukul 09.00 wib.

Wakil Bupati Muara Enim H Juarsah SH mengatakan, sebagaimana visi Bupati dan Wakil Bupati Muara Enim Periode 2019-2023 yakni, Muara Enim untuk rakyat yang agamis, Berdaya Saing, Mandiri,Sehat dan Sejahtera, dimana pada Misi ke 6,yakni memanfaatkan potensi sumber daya alam untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan industri dengan memperhatikan pengelolaan tata ruang dan lingkungan.

Salah satu upaya untuk mencapai hal tersebut kata Juarsah, adalah dengan membuka peluang potensi pengembangan kawasan industri terintegras. Sebagai salah satu langkah startegis mendukung revolusi industri. Kawasan industri terpadu dengan penyedian berbagai infrastruktur penunjang dapat meningkatkan efisiensi dan produktifitas perusahaan dilokasi tersebut. Hal ini mampu menciptakan nilai tambah yang lebih tinggi.

Baca Juga :   Road Race Championship Bupati PALI Cup 2018 Sukses Ganda

Dijelaskan Juarsah, berdasarkan rencana induk pembangan industri daerah (REPIDA) Kabupaten Muara Enim, Pemerintah Daerah telah menetapkan lokasi pengembangan wilayah industri pada 9 kecamatan yakni,Kecamatan Gelumbang, Lubai,Lembak,Rambang Dangku, Muara Belida, Belimbing, Gunung Megang, Lawang Kidul dan Kecamatan Kelekar.

Disebutkannya, ada 7 industri unggulannya yakni, pengelolaan karet, pengelolaan sawit, pengelolaan kopi, pengelolaan tanaman pangan dan hortikultura, pengelolaan hewan ternak, pengelolaan bahan tambang dan pengelolaan hasil hutan.

Masiha dikatakan Juarsah, Rencana Induk Pembangunan Industri Daerah Kabupaten Muara Enim mengacu pada rencana induk Pembangunan industri nasional (RIPIN) dan Kebijakan Industri Nasional serta Rencana Pembangunan Industri Provinsi (RPIP) Sumatera Selatan.

Untuk itu, pihaknya, mengajak untuk meningkatkan peran sertanya dalam pembangunan kawasan indsutri di kabupaten Muara Enim. Juarsah juga mengucapkan terima kasih atas kepedulian dan sinergisitas yang selama ini telah diberikan dan dibuktikan oleh dunia usaha dalam mendukung dan mempercepat keberhasilan pembangunan di Kabupaten Muara Enim.

Baca Juga :   Heri Amalindo Masih Tunggu Keputusan PDIP

“Harapannya kedepan, baik itu kwantitas maupun kualitasnya dapat dipertahankan dan ditingkatkan,”ujar Juarsah.

Kemudian lanjut Juarsah, pertemuan tersebut dapat menghasilkan sebuah pemikiran-pemikiran yang positif dalam rangka meningkatkan kuantitas dan kualitas,komunikasi,koordinasi dan sinergisitas antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan, Pemerintah Kabupaten Muara Enim dan Dunia Usaha dalam mempercepat keberhasilan pembangunan di Kabupaten Muara Enim ini.

“Khususnya, dalam menemukan solusi terbaik untuk mengatasi berbagai masalah pembangunan yang ada menuju Muara Enim untuk Rakyat yang Agamis, Berdaya Saing, Mandiri, Sejahtera dan Sehat,”ungkap Juarsah. (yud)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Nama Dinas KopUKMNakerTras Empat Lawang Dicatut

Empat Lawang, KoranSN Nama Dinas Koperasi, UKM, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (KopUKMakerTras) Kabupaten Empat Lawang, …