Muara Padang Tawarkan Wisata Gajah dan Kopi Liberica



Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuasin, dr. Sri Fitriyanti Askolani saat memanen biji kopi. (Foto-Siryanto/KoranSN)

Banyuasin, KoranSN

Setelah monitoring dan evaluasi (Monev) serta sosialisasi iva test di zona 3 Kecamatan Muara Padang dan Muara Sugihan, Sabtu (14/12/2019), Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuasin, dr. Sri Fitriyanti Askolani bersama pengurus PKK Kabupaten langsung meninjau desa wisata di Desa Air Gading Kecamatan Muara Padang, jalur 21 Kecamatan Muara Padang Kabupaten Banyuasin. Disana terdapat gajah lebih dari 30 ekor dan rusa serta perkebunan kopi liberica.

Kedatangan dr. Sri Fitriyanti Askolani di Kecamatan Muara Padang disambut antusias masyarakat Kecamatan Muara Padang. Tiba di lokasi, dr Sri langsung berwisata dengan menaiki gajah mengelilingi perkebunan di sekitar wilayah tersebut.

Baca Juga :   Gubernur Gelontorkan Dana Infrastruktur Rp 81 Miliar di OKU

dr Sri Fitriyanti berpesan agar kelestarian gajah-gjah yang ada di Kecamatan Muara Padang tetap dijaga dan diharapkan menjadi objek wisata yang lebih dikenal luas oleh masyarakat.

“Saya sangat berharap agar Desa Wisata Desa Air Gading Jalur 21 Kabupaten Banyuasin ini menjadi salah satu tujuan utama bagi masyarakat Banyuasin berwisata. Kedepan PKK Kabupaten Banyuasin akan selalu seiring sejalan dengan program Banyuasin Bangkit, Adil dan Sejahtera,” paparnya.

Setelah meninjau dan bercengkrama dengan masyarakat Desa Air Gading Kecamatan Muara Padang, dr. Sri Fitriyanti Askolani melanjutkan perjalanan ke perkebunan kopi liberica yang memiliki lahan 20 hektar dan sudah diproduksi dan dijual bukan hanya di lokal dan nasional saja tapi sudah internasional.

Baca Juga :   BKD PALI Akui Belum Tahu Jumlah TKS yang Dibutuhkan

Dalam kesempatan itu, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Banyuasin dan rombongan pengurus disajikan langsung kopi liberica yang hangat dan nikmat. Kopi liberica Kabupaten Banyuasin ini mempunyai kualitas murni dan campuran, yang kedua-duanya tetap nikmat dinikmati.

“Perkebunan kopi liberica ini juga dapat menjadi ekowisata yang dikemas dengan lebih baik lagi, agar lebih banyak lagi wisatawan yang berkunjung dan menjadi tujuan wisata yang tidak hanya mendukung ekosistem tapi juga edukatif,” harapnya. (sir)

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

50 Pelajar Terbaik di Muaraenim Diklat Paskibraka

Muaraenim, KoranSN 50 pelajar SMA sederajat di Kabupaten Muaraenim mengikuti Diklat Paskibraka guna mengibarkan bendera …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.