MUI Imbau Warga Jeli dan Teliti Memilih Hewan Kurban



Kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cianjur, Jawa Barat. (Foto/Antara)

Cianjur, KoranSN

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cianjur, Jawa Barat, mengimbau warga untuk jeli memilih hewan kurban yang sesuai dengan ketentuan syarat sah, serta bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK), meskipun tidak berbahaya saat dagingnya dikonsumsi.

Ketua MUI Cianjur, KH Abdul Rouf di Cianjur, Kamis, mengatakan kurban adalah salah satu ibadah yang dilakukan saat Hari Raya Kurban dengan menyembelih hewan ternak seperti sapi, kerbau, kambing, domba, serta unta.

Baca Juga :   Dinkes: Vaksin AstraZeneca untuk Bali Tak Masuk yang Disetop Kemenkes

“Syarat hewan yang dapat digunakan untuk berkurban sudah memasuki usia yang telah ditetapkan kalau usianya kurang dari persyaratan maka ibadah kurban-nya batal atau tidak sah, sehingga ketentuan syarat harus dipenuhi,” katanya.

Ia menjelaskan, untuk hewan kambing minimal berumur dua tahun, sedangkan untuk hewan kerbau, sapi dan unta minimal berusia lima tahun. Tidak hanya dari usia hewan kurban, termasuk kondisi kesehatan dan tanpa cacat menjadi syarat yang perlu diperhatikan. HALAMAN SELANJUTNYA>>







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Ahli Jelaskan Perbedaan Gejala DBD, Tifus dan Malaria

Jakarta, KoranSN Staf Divisi Tropik Infeksi Departemen Ilmu Penyakit Dalam FKUI-RSCM dr. Adityo Susilo, Sp.PD-KPTI, …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.