Mukti Sulaiman & Ustad Coy Diduga Dapat Fee Dalam Dugaan Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya



Jaksa Kejati Sumsel saat membawa tersangka Mukti Sulaiman dan tersangka Ahmad Nasuhi ke mobil tahanan. (Foto-Antara)

Palembang, KoranSN

Mukti Sulaiman (mantan Sekda Sumsel) dan Ahmad Nasuhi alias Ustad Coy (mantan Plt Kepala Biro Kesra Sumsel), tersangka dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya diduga mendapatkan fee dalam dugaan kasus tersebut.

Sebab dalam berkas perkara, kedua tersangka juga didakwakan Pasal Subsidair, yakni Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga :   Dugaan Proyek Fiktif Panti Sosial Dinsos Sumsel 2015 Terus Diusut Kejati Sumsel

Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman SH MH, Minggu (12/9/2021) membenarkan adanya Pasal 11 di berkas perkara kedua tersangka yang telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang tersebut.

“Bunyi Pasal 11 ini, yakni seorang pegawai negeri atau penyelenggara negara menerima hadiah atau janji yang ia ketahui sehubungan dengan perkerjaanya maka dipidana paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun. Artinya, kedua tersangka diduga menerima duit yang tidak sah dalam pengerjaan Mesjid Sriwijaya tersebut,” ungkapnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Usut Dugaan Korupsi Kredit, Mantan Pegawai Bank Sumsel Babel Dicecar 25 Pertanyaan

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Dugaan Korupsi Pupuk PT Pusri Tetap Diusut Kejati Sumsel

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH, Minggu (16/1/2022) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.