Mukti Sulaiman & Ustad Coy Diduga Dapat Fee Dalam Dugaan Kasus Korupsi Masjid Sriwijaya





Jaksa Kejati Sumsel saat membawa tersangka Mukti Sulaiman dan tersangka Ahmad Nasuhi ke mobil tahanan. (Foto-Antara)

Palembang, KoranSN

Mukti Sulaiman (mantan Sekda Sumsel) dan Ahmad Nasuhi alias Ustad Coy (mantan Plt Kepala Biro Kesra Sumsel), tersangka dugaan kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya diduga mendapatkan fee dalam dugaan kasus tersebut.

Sebab dalam berkas perkara, kedua tersangka juga didakwakan Pasal Subsidair, yakni Pasal 11 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Baca Juga :   Difitnah dan Dikeroyok AG Lapor ke Polisi

Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Khaidirman SH MH, Minggu (12/9/2021) membenarkan adanya Pasal 11 di berkas perkara kedua tersangka yang telah dilimpahkan ke Pengadilan Tipikor Palembang tersebut.

“Bunyi Pasal 11 ini, yakni seorang pegawai negeri atau penyelenggara negara menerima hadiah atau janji yang ia ketahui sehubungan dengan perkerjaanya maka dipidana paling singkat 1 tahun dan paling lama 5 tahun. Artinya, kedua tersangka diduga menerima duit yang tidak sah dalam pengerjaan Mesjid Sriwijaya tersebut,” ungkapnya. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Baca Juga :   Tim Walet Polres Lahat Bekuk Pengedar Sabu

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Bupati Muara Enim Nonaktif Juarsah Minta Bebas

Palembang, KoranSN Bupati Muara Enim nonaktif Juarsah, terdakwa dugaan suap proyek di Muara Enim, Selasa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.