Musim Penghujan, Masyarakat Waspadai Banjir







Tampak sungai rupit sedang naik (Pasang) dikarenakan curah hujan beberapa hari terakhir. (foto-sunardi/koransn.com)

Muratara, KoranSN

Memasuki musim penghujan, masyarakat di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), mewaspadai banjir yang bisa datang kapan saja. Hal tersebut dikarenakan curah hujan di kabupaten Muratara dalam beberapa hari terakhir bisa dibilang deras, sehingga meyebabkan air sungai mulai meluap.

Sunardi (38), warga Desa Noman, Kecamatan Rupit, Kabupaten Muratara, mengatakan air sungai yang melewati jalur desanya sudah mulai tinggi, sehingga tidak menutup kemungkinan akan banjir apabila intensitas hujan terus meningkat.

“Memang beberapa hari ini hujan terus, jika beberapa hari kedepan masih saja hujan bisa saja banjir, sekarang sudah memasuki musimnya. Sekarang saja air sungainya mulai naik, yang ditakutkan itu jika datang banjir besar,” katanya, Selasa (30/10/2018).

Sebelumnya, masyarakat di wilayah Muratara pernah mendapatkan pengalaman bencana banjir yang cukup hebat. Bahkan sekitar belasan jembatan penghubung mengalami kerusakan akibat terseret luapan aliran sungai 2016 lalu.

Baca Juga :   Petani OKI ‘Panen’ Bantuan Alsintan

“Kami harap banjir tahun ini idak besak tahun sebelumnyo, sampai banjir besak. Kalau banjir besak masyarakat repot, banyak yang tidak bisa beraktivitas,” ungkapnya.

Sunardi mengatakan, saat musim penghujan mayoritas masyarakat di wilayah Muratara yang berprofesi sebagai petani, sering tidak melakukan aktivitasnya, karena areal perkebunan kerap tergenang banjir.

“Kalau sudah banjir warga pasti susah, banyak yang tidak bisa berkebun karena banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Badan Meteorologi, klimatologi dan Geofisika (BMKG) Sumsel sudah mengeluarkan peringatan dini melalui prediksi prakiraan cuaca. Masih terjadi potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir, angin kencang di beberapa wilayah.

Diantaranya, Banyuasin I, Banyuasin II, Sumber Marga Telang, Tungkal Ilir, Palembang, Musi Banyuasin, Pali, Muara Enim. Dan dapat meluas ke wilayah Lahat, Pagaralam, Musi Rawas, Empat Lawang, Muratara, dan Lubuklinggau.

Baca Juga :   Wabah Pandemi, Penjualan Hewan Qurban di PALI Tetap Stabil

Kepala BPBD Muratara, Zulkipli mengatakan, pihaknya tetap menghimbau kepada masyarakat untuk tetap mewaspadai kondisi cuaca yang agak extrem.

“Khusus warga yang berada di aliran sungai, harus lebih waspada. Karena tidak menutup kemungkinan, akibat intensitas hujan meningkat mengakibatkan luapan aliran sungai,” ucapnya.

Menurutnya, potensi luapan aliran sungai di wilayah Muratara, memang kerap mengakibatkan bencana banjir dadakan.

“Walau tidak hujan di wilayah kita, kalau airnya turun dari wilayah hulu sungai seperti Curup, Rejang Lebong wilayah kita tetap bisa terkena banjir. Jadi, bagi masyarakat khususnya yang tinggal di aliran sungai untuk tetap waspada,” pungkasnya. (snd)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wabup Dihadiri Ribuan Masyarakat Empat Lawang

Empat Lawang, KoranSN Komisi Pemilihan Umum (KPU) Empat Lawang menggelar Peluncuran Pemilihan Bupati dan Wakil …

error: Content is protected !!