Nambah 16, Covid-19 di Sumsel Jadi 1.855 Kasus

Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Sumsel Yusri.(foto-humas pemprov sumsel)

Palembang, KoranSN

Jubir Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Sumsel, Yusri, Selasa (23/6/2020) mengatakan, kasus positif Covid-19 di Sumsel saat ini terjadi penambahan sebanyak 16 kasus yang tersebar di Kota Palembang 14 orang, Muara Enim 1 orang, dan OKUT 1 orang.

Dijelaskannya, dengan adanya penambahan jumlah kasus tersebut maka kasus Covid-19 di Sumsel kini totalnya menjadi 1.855 kasus.

“Jadi per tanggal 23 Juni 2020, Covid-19 di Sumsel ada penambahan 16 kasus. Dengan masih adanya tambahan kasus baru maka kami dari Gugus Tugas terus mengingatkan warga untuk menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin. Hal ini dilakukan dalam rangka memutus penularan, sebab tanpa dijalankannya protokol kesehatan maka penularan virus ini masih tetap akan terjadi, bahkan jumlah kasusnya bisa meningkat lebih banyak lagi dalam perharinya,” ungkapnya.

Menurut Yusri, adapun protokol kesehatan yang harus dijalankan tersebut, yakni selalu menggunakan masker disaat beraktivitas di luar rumah, dan bagi warga yang ada keluarganya sakit dikarenakan terpapar, dihimbau agar juga menggunakan masker di dalam rumah. Penggunaan masker harus dilakukan, karena pintu masuk virus corona ini ke dalam tubuh yakni melalui saluran pernapasan.

Baca Juga :   Gandus Akan Dijadikan Kelurahan Contoh

“Kemudian seringlah cuci tangan dengan sabun di air mengalir guna menghilangkan kemungkinan virus yang menempel di tangan ketika kita sedang beraktivitas. Apabila kita tidak mencuci tangan, tentunya virus yang nempel di tangan akan masuk ke tubuh saat kita memegang makanan yang kita makan, atau virus ini juga dapat masuk melalui selaput mata karena tangan yang ada virusnya tanpa kita sadari mengusap mata dan wajah,” paparnya.

Selanjutnya kata Yusri, masyarakat juga dihimbau untuk selalu menjaga jarak saat bertemu orang lain maupun sedang mengobrol.

“Hal ini penting dilakukan. Sebab, virus corona ini sangat mudah menular dengan jarak kurang dari 1 meter. Dari itulah lakukan jaga jarak sejauh 1 meter lebih. Jadi, protokol kesehatan yang terdiri dari memakai masker, cuci tangan dan jaga jarak harus dilakukan masyarakat secara disiplin guna mengentikan penularan virus ini,” jelasnya.
Lebih jauh diterangkannya, pelaksanaan protokol kesehatan harus dilakukan secara serentak oleh seluruh masyarakat yang merupakan garda terdepan.

Baca Juga :   Kementrian PUPR Sosialisasikan Undang-Undang Jasa Kontroksi

“Selain masyarakat, semua pihak baik swasta maupun pemerintah juga harus disiplin menjalankan protokol kesehatan. Jika hal tersebut dilakukan maka penularan dapat dicegah, sehingga Sumsel dapat keluar dari pandemi Covid-19 ini,” tutup Yusri. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Diresmikan MenPAN-RB, Palembang Miliki Mall Pelayanan Publik

Palembang, KoranSN Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia (MenPAN-RB), Tjahjo Kumolo hadir …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.