Napi Lapas Merah Mata Palembang Ajak Dua Anaknya Edarkan Narkoba





Tampak tersangka Idham dan tersangka Herman Gani saat digiring petugas kepolisian di Mapolda Sumsel. (Foto-Ferdinand/KoranSN)

Palembang, KoranSN

Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumsel berhasil menangkap tiga tersangka pengedar narkoba jenis sabu dan ekstasi di Kota Palembang. Mirisnya, ketiga tersangka ini merupakan ayah dan dua anaknya.

Adapun ketiga tersangka tersebut yakni; Herman Gani (55), Nabila Ufani (20) dan Idham (28), yang ketiganya tercatat sebagai warga Jalan Talang Kerango Lorong Langgar Kecamatan IB II Palembang. Dari ketiga tersangka, untuk Herman Gani merupakan Narapidana (Napi) kasus narkoba yang kini mendekam di Lapas Merah Mata Palembang.

“Ketiga tersangka ini satu keluarga yakni ayah dan dua anaknya. Untuk tersangka Herman Gani merupakan sang ayah dan dia merupakan Napi Lapas Merah Mata Palembang,” ungkap Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara saat gelar ungkap kasus di Mapolda Sumsel, Senin (6/8/2018).

Baca Juga :   Pengedar Sabu Simpang Tais PALI Diringkus di Pondok

Menurut Kapolda, penangkapan ketiga tersangka berawal ketika polisi menangkap tersangka Nabila Ufani saat sedang berada di depan salah satu toko makanan di Jalan Tasik Palembang. Dari tangan Nabila, diamankan barang bukti empat paket sabu seberat seberat 370 gram.

“Kemudian polisi melakukan pengembangan hingga ditangkap kakak dari Nabila yakni tersangka Idham di kediaman mereka di Jalan Talang Kerango Lorong Langgar Kecamatan IB II Palembang. Dari penggeledahan yang dilakukan, polisi mengamankan barang bukti; 300 butir ekstasi warna merah berloga petir, 7 butir ekstasi warna putih berlogo Omega, satu paket sabu seberat 7,16 gram, 500 butir kapsul kosong yang digunakan tersangka sebagai tempat ekstasi saat diedarkan, 5 bungkus serbuk ekstasi warna merah seberat 77,68 gram dan 4 bungkus serbuk ekstasi warnaputih seberat 55,31 gram,” papar Kapolda.

Masih dikatakan Kapolda, hasil pemeriksaan yang dilakukan ketiga tersangka mengakunya baru menjadi pengedar narkoba.

Baca Juga :   Dewas KPK Segera Sidangkan Dugaan Pelanggaran Etik Firli Bahuri

“Namanya tersangka kalau tertangkap ngakunya baru satu kali. Namun kami tidak langsung percaya begitu saja, sebab para tersangka ini diduga sudah sering mengedarkan narkoba. Apalagi, dalam kasus ini tersangka Herman Gani merupakan Napi yang dapat memesan narkoba itu dari Aceh, yang kemudian diedarkan oleh kedua anaknya di Kota Palembang,” jelasnya.

Lanjut Kapolda, kini ketiga tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolda Sumsel. Dalam kasus ini ketiga tersangka dijerat dengan Pasal 114 ayat (2) Subsider Pasal 112 ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika dengan ancaman pidana 5 tahun penjara, seumur hidup atau pidana mati.

“Dengan tertangkapnya para tersangka menujukan keseriusan kami dalam memberantas peredaran narkoba di Sumsel. Jadi, kami akan sikat betul pelaku-pelakunya, dan kami tidak pandang bulu menyikat siapapun yang terbukti terlibat dalam kasus narkoba ini,” tutup Kapolda. (ded)







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Vendor: Kementan Berutang Rp 1,6 Miliar Usai Penuhi Permintaan SYL

Jakarta, KoranSN Salah satu vendor di Kementerian Pertanian (Kementan), PT Haka Cipta Loka dan Haka …

error: Content is protected !!