Natalan di Palembang, Pasutri Asal Bandung Dirampok di Dalam Angkot





Ketiga pelaku saat diamankan di lokasi penangkapan. (Foto-Istimewa)

Palembang, KoranSN

Imanuel (40) dan Suryani (38), pasangan suami-istri (Pasutri) yang merupakan warga Bandung, Senin (24/12/2018) menjadi korban perampokan di dalam angkot saat keduanya hendak menuju rumah keluarganya di Palembang guna merayakan Natal.

Aksi parampokan tersebut terjadi saat angkot yang ditumpangi kedua korban melintasi Jalan Kolonel Atmo Palembang. Dalam perampokan tersebut tiga pelaku mengancam korban dengan pisau kemudian pelaku menarik kalung emas yang dipakai oleh korban Suryani.

Beruntung saat angkot yang ditumpangi korban berhenti karena adanya kemacetan kendaraan di kawasan Jalan Kolonel Atmo Palembang, hingga kedua korban turun dari angkot lalu berteriak meminta tolong.

Teriakan korbanpun terdengar petugas Sat Brimob Polda Sumsel yang saat kejadian sedang melakukan pengamanan di gereja yang ada di kawasan tersebut. Hasilnya, ketiga pelaku berhasil diringkus kemudian diserahkan ke Mapolsek IT I Palembang guna dilakukan proses hukum lebih lanjut.

Baca Juga :   Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Zainal

Kapolsek IT I Palembang, Kompol Edi Rahmat melalui Kanit Reskrim, Ipda Joni Palapa membenarkan, jika ketiga pelaku perampokan korban kini telah diamankan oleh pihaknya. Adapun idetintas ketiga pelaku yakni; Har (35), Heriansyah (30) dan Erik (37), yang ketiganya warga Keramasan Kecamatan Kertapati Palembang.

“Usai kejadian pelaku yang tertangkap langsung dibawa ke Mapolsek IT I Palembang, sementara korban membuat laporan kepolisian, ” katanya.

Menurutnya, dalam kasus ini ketiga pelaku melancarkan aksinya kepada kedua korban di dalam angkot jurusan Ampera.

“Kini tersangka beserta barang bukti telah kami amankan guna dilakukan proses hukum,” tegasnya.

Sementara korban Imanuel mengutarakan, saat kejadian ia dan istrinya Suryani hendak ke rumah keluarganya yang barada di kawasan Plaju. Namun saat naik angkot tiba-tiba di bangku penumpang hanya ada ketiga pelaku.

“Tidak ada penumpang lainnya hanya tiga pelaku itu saja yang duduk di belakang dekat dengan kami. Kemudian salah satu pelaku langsung mengancam saya dengan pisau, sementara pelaku lainnya menarik kalung emas dari leher istri saya. Bukan hanya itu para pelaku juga memeriksa tas kami untuk mengambil barang-barang yang kami bawa,” ungkapnya.

Baca Juga :   Ditinggal Sebentar, Motor Wahyuni Raib Digondol Maling

Lanjutnya, tak lama kemudian saat angkot yang ditumpanginya menepi di pinggir jalan karena adanya antrian kendaraan, saat itulah dirinya dan istrinya langsung turun dari angkot.

“Saat turun dari angkot kami langsung teriak minta tolong sehingga warga dan polisi yang ada di sekitaran lokasi datangan menolong kami dan menangkap ketiga pelaku tersebut,” tandasnya. (ded)

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Perkara Hutang, 1 Tewas dan Kritis

Palembang, KoranSN Duel Maut yang melibatkan 2 orang pria terjadi di Jalan A Yani, Lorong …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.