Ngaku Anggota, 2 Polisi Gadungan Ditembak

Dua tersangka saat diamankan di Polresta Palembang. (Foto-Deni/Koransn.com)

Palembang, KoranSN

Muhammad Zaini Arifin (36) dan Muhammad Yusuf alias Rico (39), dua orang yang mengaku sebagai anggota polisi, Kamis petang (9/11/2017) tersungkur setelah kaki keduanya ditembak petugas dengan timah panas.

Aparat Sat Reskrim Unit Pidum Polresta Palembang yang melakukan penangkapan terpaksa melumpuhkan kedua tersangka lantaran saat ditangkap keduanya mencoba mnelarikan diri.

Penangkapan kedua warga KM 12 Palembang ini berawal saat keduanya mengaku anggota polisi dan dengan mengenakan atribut tanda pengenal yang lengkap layaknya seorang anggota mengelabuhi korban dengan melakukan pemerasaan.

Adapun dalam melancarkan aksi pemerasan itu, kedua tersangka melakukan penggerebekan terhadap warga yang sedang menggelar pesta narkoba di sebuah rumah di kawasan Panca Usaha Palembang, beberapa waktu lalu.

Pantauan Suara Nusantara di ruang penyidik Sat Reskrim, kedua tersangka yang selalu berlaga sebagai polisi ini sama sekali tak menunjukan tajinya di hadapan polisi dari unit Pidum Sat Reskrim Polresta Palembang yang menangkap mereka.

Bahkan, keduanya meminta ampun kepada petugas atas apa yang sudah mereka perbuat. Tak hanya itu, dengan kondisi kedua kaki terbalut perban akibat hantaman timah panas para tersangka terus merengek mengeluarkan air berharap polisi mengampuni mereka.

Muhammad Zaini Arifin, salah satu tersangka yang berhasil dibincangi Suara Nusantara mengaku, saat penggerebekan yang mereka lakukan, ia dan rekannya Rico beraksi seperti anggota polisi benaran. Bahkan keduanya membawa senjata air soft gun jenis revolver serta tanda pengenal penyidik kepolisian, yang belakangan diketahui jika tanda pengenal tersebut palsu.

Sementara tersangka Rico menjelaskan, saat menyamar menjadi polisi dan melakukan penggerebekan, ia dan Zaini Arifin mengamankan empat warga yang sedang pesta sabu. Usai menangkap warga tersebut, lalu ia dan rekannya membawa berkeliling dengan mobil untuk bernegosiasi meminta uang damai.

Baca Juga :   Peredaran Narkoba di Sumsel Mengkhawatirkan

“Kami ancam orang itu, jika tidak mau damai, kalian akan kami bawa ke kantor dan akan dipenjara, karena sudah mengkonsumsi sabu,” aku tersangka ini.

Kanit Pidum Sat Reskrim Polresta Palembang, Iptu Azwan membenarkan penangkapan dua tersangka yang mengaku anggota polisi tersebut.

Dijelaskan Azwar, dari tangan keduanya aparat kepolisian turut mengamankan barang bukti berupa dua pucuk air soft gun jenis revolver dan karta tanda pengenal penyidik kepolisian yang palsu.

“Selain itu, ada cincin dan tas selempang warna hitam. Kedua berlaga sebagai polisi dan melakukan penggerebekan untuk mencari keuntungan pribadi,” tandasnya. (den)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Polda Metro Jaya Jadwalkan Kembali Pemanggilan Terhadap Firli Bahuri

Jakarta, KoranSN Polda Metro Jaya menjadwalkan kembali pemanggilan terhadap mantan Ketua Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi …

error: Content is protected !!