Nyawa Driver Taksi Online, Diselamatkan Warga yang Sedang Memancing

Korban Hendi Gunawan alias Iwan (foto/ist/Choria isteri korban).

Palembang KoranSN

Nyawa driver taksi online, Hendi Gunawan alias Iwan (42) yang dibuang perampok ke dalam jurang di kawasan Sungai Rambutan, Pemulutan Kabupaten Ogan Ilir, berhasil diselamatkan oleh warga yang saat kejadian sedang memancing.

Choria (37), isteri Hendi Gunawan alias Iwan, Rabu (25/10/2017) mengatakan, dengan tangan dan kaki dalam keadaan terikat serta mulut dan mata yang dilakban, suaminya mencoba merontak berteriak meminta tolong kepada warga.

Meskipun teriakan tersebut tidaklah kuat lantaran mulut yang dilakban namun akhirnya juga terdengar oleh seorang warga, yang saat kejadian sedang memancing di sekitaran lokasi.

“Mulut suami saya dilakban oleh para pelaku. Jadi walaupun teriak sekuat tenaga, suaranya hanya terdengar ‘hemm’. Tapi Alhamdulilah, terdengar juga oleh seorang warga yang ketika itu sedang memancing. Sehingga, suami saya mendapatkan pertolongan,” ujarnya kepada Suara Nusantara saat ditemui di kediaman korban yang berada di Jalan Sersan KKO Badarudin Lorong Apolo RT 4 RW 5 No 518 Kecamatan IT II Palembang.

Baca Juga :   Polisi Selidiki Motif Pembunuhan PNS DLHK Palembang

Menurutnya, ketika mendengar suara dari suaminya, awalnya warga yang sedang memancing itu mencari asal suara. Setelah ditelusuri, akhirnya suaminya ditemukan dengan kondisi terbaring di dalam jurang.

“Kata suami saya, saat mendapatkan pertolongan tersebut, warga yang sedang memancing itu membukakan lakban di mulut dan mata suami saya. Setelah itu, ikatan di kaki dan tangan juga dibuka. Kemudian suami saya menyampaikan kepada warga tersebut jika dirinya sudah menjadi korban perampokan. Lalu, suami saya meminjam handphone dan menelpon saya untuk memberitahu musibah ini,” ungkapnya.

Masih dikatakannya, saat menerima telphone tersebut sempat membuat dirinya kaget. Pasalnya, nomor ponsel yang menelphone tak tersimpan di handphone miliknya.

Baca Juga :   Pemuja dan Pengedar Nakorba Dicokok Polisi

“Pas saya angkat telphone, barulah tahu jika itu suami saya. Kata suami saya, ‘telphone balik aku ditodong wong’. Dari itulah, saya langsung menelphone balik, lalu suami saya meminta dijemput di lokasi kejadian. Tak lama kemudian, kami sekeluarga langsung menjemput dan membawa pulang suami saya. Dari kejadian tersebut, para pelaku membawa kabur mobil kami, dompet suami saya yang berisi uang Rp 600 ribu serta dua unit HP,” tandasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

Wali Kota Cimahi Diduga Terima Suap Rp 1,6 Miliar

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menduga Wali Kota Cimahi, Ajay Muhammad Priatna (AJM) telah …