Nyopet di Bus Kota, Kakak Beradik Dibekuk Shabara Polresta Palembang

Dua kakak beradik nyopet saat diamankan di Polresta Palembang. (Foto-Deni/Koransn)

Palembang, KoranSN

Nekat melakukan aksi copet di bus kota jurusan Kertapati-KM12, dua kakak beradik yakni; Edo Pazuda (21) dan M Yusuf (20), warga Jalan Kemas Rindo Kelurahan Ogan Baru Kertapati Palembang, Jumat petang (1/12/2017) dibekuk petugas Sat Shabara Polresta Palembang, yang kebetulan hunting di lokasi kejadian.

Informasi dihimpun, kakak beradik ini diamankan saat korbannya yang bernama Gopar Apriansyah (17), warga Desa Lubuk Kliat Kecamatan Kliat Kabupaten Ogan Ilir menumpangi bus kota tersebut.

Dimana saat itu korban hendak pulang bekerja dan ingin bermain ke rumah temannya di kawasan Plaju. Namun, karena bus kota yang ke arah Plaju tidak ada, hingga korban dan rekannya akhirnya menumpangi bus kota jurusan Kertapati-KM12.

Naas baginya, ketika di kawasan Jalan Sudirman, dompet miliknya yang berisi uang Rp 300 ribu dicopet oleh kedua tersangka dan tiga pelaku lainnya yang masih buron. Sehingga membuat korban berteriak, mendengar jeritan korban membuat sopir panik. Pelaku yang diduga 5 orang pun ikut panik hingga satu pelaku langsung mengancam sopir mengunakan pisau, dua pelaku berjaga dipintu bus kota, sedangkan Edo dan Yusuf menghalangi kaki korban yang saat itu hendak turun dari bus.

Baca Juga :   Warga Pali Dihebohkan Suara Tembakan, Banyak Aparat Lengkap Bersenjata Laras Panjang

Beruntung, saat itu sang sopir melaju kencang dan berhenti mendadak. Alhasil, dua pelaku yang di depan pintu bus jatuh keluar. Melihat ada keributan, petugas Sabhara yang hunting di lokasi pun langsung mendekat dan mengamankan kedua tersangka.

“Keduanya telah diamankan dan langsung dibawa ke Polresta Palembang. Keduanya diancam Pasal 363 KHUP dengan ancaman kurungan penjara diatas 5 tahun penjara,” ujar Kepala SPK Polresta Palembang, Ipda A Wahab.

Sedangkan kakak beradik ini membantah telah mencopet dompet korban, melainkan mereka hanya penumpang bus kota.

Baca Juga :   1,3 Kg Sabu dan 12,3 Kg Ganja Dimusnahkan, Hasil Tangkapan Polres Banyuasin

“Bukan kami yang melakukan aksi ini, orang yang turun tadi melakukannya. Kami ini juga menumpang bus,” katanya.

Sementara, korban Gopar mengatakan, ada temanya yang melihat kalau kedua tersangka mengambil dompetnya.

“Dia (tersangka) tadi melangkah saya, saat saya hendak turun dari bus. Tidak salah lagi kedua orang ini, kompolatan pelaku juga. Mereka ini berlima,” terang korban. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Apriandi

Avatar

Lihat Juga

KPK Perpanjang Penahanan Tersangka Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperpanjang masa penahanan mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy …