Ojek Online Tewas Dihantam Truk

DITABRAK – Warga saat menunjukan lokasi korban Mgs Andi Junaidi ditabrak truk. (foto-unit laka lantas polresta palembang)

Palembang, KoranSN

Mgs Andi Junaidi (44), warga Lorong Sungai Tawar III Kelurahan 29 Ilir Kecamatan IB II Palembang yang kesehariannya bekerja sebagai ojek online, Senin (26/11/2017) sekitar pukul 15.00 WIB tewas usai sepeda motor yang dikendarainya dihantam oleh truk.

Kejadian tersebut terjadi di Jalan Soekarno Hatta Palembang. Usai kejadian, pengemudi truk bersama kendaraannya melarikan diri dan kini masih dalam pengejaran anggota kepolisian Sat Lantas Polresta Palembang. Sementara korban Mgs Andi Junaidi meninggal dunia di lokasi kejadian, kemudian jenazah korban dibawa ke RSMH Palembang guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kanit Lakalantas Polresta Palembang, Iptu Merry Agustina mengatakan, kecelakaan tersebut terjadi saat sepeda motor jenis matic yang dikendarai korban Mgs Andi Junaidi, datang dari arah Simpang Pakjo Ujung hendak menuju ke arah Simpang Macan Lindungan I. Namun saat korban sedang melintasi Jalan Sokarno Hatta, sepeda motor yang dikendarai korban terjatuh saat hendak naik ke bahu jalan.

Baca Juga :   Pembobol Sekolah di Muba Diringkus

“Awalnya sepeda motor korban ini berjalan di pinggir namun saat akan menaiki bahu jalan, tiba-tiba terjatuh ke kanan. Diwaktu bersamaan melintas truk dari arah dan tujuan yang sama, hingga korban ditabrak dan meninggal dunia di lokasi,” ungkapnya.

Masih dikatakan Merry, akibat kecelakaan tersebut korban mengalami pendarahan dari hidung, mulut dan telinga. Selain itu, muka korban menderita luka lecet dan pipi korban bagian kanan luka robek.

“Dari pemeriksaan saksi dan juga identitas korban, diketahui jika korban Mgs Andi Junaidi kesehariannya bekerja sebagai ojek online. Diduga saat kejadian korban usai mengantar penumpang,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakan Merry, sementara sopir truk dan kendaraan yang menabrak korban melarikan diri dan kini anggota Sat Lantas Polresta Palembang masih terus melakukan penyelidikan dan pengejaran untuk menangkap sopir truk tersebut.

Baca Juga :   Diduga Hasil Hubungan Gelap Bayi Baru Lahir Dibuang

“Jadi, korban ini merupakan korban tabrak lari dan kini polisi masih melakukan pengejaran terhadap sopir truk yang telah menabrak korban hingga mengakibatkan korban meninggal dunia,” tegasnya.

Lanjut Merry, apabila sopir truk nanti telah tertangkap maka polisi akan melakukan pemeriksaan. Jika dalam pemeriksaan didapati bukti kuat tindak pidana yang dilakukan oleh sopir truk tersebut, tentunya akan diberikan saksi pidana.

“Adapun tindak pidana yang dikenakan yakni Pasal 310 ayat (4) Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang kecelakaan lalu lintas yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” tandasnya. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Konstruksi Perkara Staf Khusus dan Sespri Edhy Prabowo

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjelaskan konstruksi perkara Staf Khusus Menteri Kelautan dan Perikanan …