OJK Ingatkan Isu Keamanan Data Saat Tekfin Adopsi Komputasi Awan



Bank Mayapada bermitra dengan perusahaan teknologi finansial OneConnect untuk mengembangkan transformasi digital perbankan, Rabu, (3/11/2021). (Foto/Antara)

Jakarta, KoranSN

Direktur Grup Inovasi Keuangan Digital Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Dino Milano Siregar mengingatkan adanya potensi risiko keamanan siber saat perusahaan teknologi finansial (tekfin) memutuskan untuk mengadopsi teknologi komputasi awan (cloud computing).

Ia mengatakan risiko di dunia siber tidak bisa dielakkan seiring dengan pertumbuhan adopsi komputasi awan. Risiko tersebut misalnya dapat berupa potensi pishing, peretasan, hingga cross-site scripting (serangan XSS).

Baca Juga :   Kurang Mikronutrien Bisa Sebabkan "Hidden Hunger"

“Kami mengimbau kepada para perusahaan rintisan untuk mempertimbangkan dan berhati-hati dalam memilih jenis cloud yang akan mereka gunakan. Apakah itu hybrid, private, public, atau mungkin jenis community cloud. Mereka harus berhati-hati dalam menggunakannya dan menentukan penyedia yang memiliki sistem yang andal,” kata Dino dalam webinar “PwC Indonesia Webinar: The Impact of Cloud Computing on the Indonesian Economy” pada Selasa (15/2/2022). HALAMAN SELANJUTNYA>>







Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Mitsubishi Ungkap 7 Fitur Xforce Dukung Perjalanan Mudik Lebaran

Jakarta, KoranSN PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI) sebagai agen pemegang merek kendaraan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!