OKI Bentuk Satgas Penanggulangan Jalan Rusak

NINJAU JALAN – Bupati OKI, H Iskandar, SE saat meninjau ruas Jalan Secupuk beberapa waktu lalu. (foto-maniso/koransn.com)

Kayuagung, KoranSN

Kerusakan jalan yang terjadi di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) bukab hanya di pelosok desa, justru ada 3 jalan utama di kabupaten ini yang kondisinya rusak parah. Menyikapi hal ini dibentuklah satuan petugas (Satgas) penanggulangan kerusakan jalan.

Satgas itu telah dibentuk dalam rapat antara manajemen perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten OKI dengan Bupati OKI dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang OKI kemarin di kantor bupati. Anggota Satgas tentunya perkumpulan perusahaan yang dikoordinator Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang OKI.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten OKI  Ir HM Hapis MM kemarin mengatakan, kondisi ruas jalan di OKI yang mengalami kerusakan parah antara lain di ruas jalan Kayuagung-Sepucuk-Pedamaran Timur, ruas jalan Dabukrejo-Catur Tunggal-Cahya Mas dan ruas jalan SP Padang-Pampangan-Tulung Selapan.

Katanya, penyebabnya hancurnya jalur ekonomi masyarakat ini antara lain dikarenakan kondisi cuaca hujan yang cukup panjang, kelebihan tonase kendaraan serta frekuensi kendaraan angkutan berat proyek nasional yang melewati ruas jalan tersebut.

Baca Juga :   Walikota Prabumulih Serahkan Bantuan Dana Operasional Insentif dan Honorarium

Dikatakannya pula, panjang jalan di Kabupaten OKI yang menjadi tanggungjawab Dinas PU dan Tata Ruang OKI mencapai 112 ruas dengan total panjang mencapai 1.538.869 Km. Dibutuhkan anggaran mencapai 800 milyar pertahun untuk pemeliharaan jalan sepanjang itu.

“Dengan pendanaan yang minim tentu kita kesulitan untuk melakukan pemeliharaan. Untuk itu perlu kontribusi dari pihak swasta”ungkap Hapis. Menurut Hapis, pihaknya akan segera membentuk tim teknis Satgas penanggulangan kerusakan jalan di Kabupaten OKI. Tim ini menurut dia terdiri dari perusahaan-perusahaan yang beroperasi di ruas jalan poros tersebut.

“Perusahaan-perusahaan ini yang bertanggungjawab terhadap kondisi jalan yang dilaluinya. Apakah sistemnya keroyokan atau berbagi zona yang penting pekerjaan kita koordinir dan memudahkan akses masyarakat,”pungkasnya.

Bupati OKI H Iskandar SE juga mengajak perusahaan yang beroperasi di wilayah ini untuk berkontribusi terhadap perbaikan sejumlah ruas jalan yang mengalami kerusakan dan dikeluhkan masyarakat. Para perusahaan ini diikut sertakan dalam Satgas penanggulangan kerusakan jalan di wilayah Kabupaten Ogan Komering Ilir.

Baca Juga :   Satpol PP PALI Diminta Agar Bekerja Tulus & Ikhlas

“Kita ingin perusahaan turut ambil bagian terhadap perbaikan jalan-jalan poros kabupaten. Ini menjadi tanggungjawab sosial bersama karena jalan ini kita bangun dengan uang rakyat,”ungkap Iskandar kemarin.

Perwakilan PT Sampoerna Agro Eldi Nuaz dan perwakilan PT Waskita Karya Boni mengatakan, untuk di wilayah Kecamatan Mesuji ada tiga perusahaan yakni PT Sampoerna Agro, WK dan Way Musi Agro sudah membentuk Satgas penanggulangan jalan kerusakan jalan tersebut.

Menurut dia, ketiga perusahaan ini sudah menghabiskan dana mencapai 800 juta dalam rangka perbaikan kerusakan jalan di wilayah ini.(iso)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kopi Jadi Program Prioritas Pemkot Pagaralam

Pagaralam, KoranSN Kopi merupakan komoditi perkebunan andalan yang menjadi kekuatan ekonomi masyarakat Kota Pagaralam sejak …