Oknum Dokter yang Diduga Praktek Aborsi Tidak Ditahan Polda Sumsel

Tampak kediaman dr WG. (Foto-Dedy/Koransn)

Palembang, KoranSN

dr ‘WG’ (72), oknum dokter yang diduga melakukan praktek aborsi, Jumat (8/12/2017) tidak ditahan Polda Sumsel. Padahal, sebelumnya dr ‘WG’ telah ditangkap petugas Subdit IV Renakta (Remaja, Anak dan Wanita) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sumsel bersamaan seorang oknum mahasiswi ‘NM’ (24), yang merupakan pasien yang diduga melakukan aborsi.

Hal tersebut terungkap berdasarkan pantauan Suara Nusantara di kediaman dr ‘WG’ di Jalan Pertiwi RT 10 No 15 A Dwikora Kecamatan IT I Palembang.

Baca Juga :   Jika Pihak Abu Tours Palembang Buka Kantor, Kapolda: Akan Kami Tangkap

Di rumah dua tingkat dan berpagar oranye tersebut terlihat dr ‘WG’ masuk ke dalam rumahnya, usai melakukan shalat di masjid yang tak jauh dari rumahnya.

Dengan mengenakan peci di kepalanya dan menggunakan sarung serta baju kemeja warna putih. dr ‘WG’ enggan berkomentar kepada wartawan.

“Dak usahlah, jadilah,” kata dr ‘WG’ sembari mengangkat tangannya saat wartawan hendak meminta tanggapan kepadanya.

Sementara ketua RT setempat, Darlis mengungkapkan jika dr ‘WG’ sudah lama tinggal di kawasan tersebut. Namun sayangnya Darlis enggan berkomentar banyak tentang dr ‘WG’.

Baca Juga :   Dua Pelaku Pencuri Motor Bocah SD Ditangkap

“dr ‘WG’ memang warga di sini dan beliau merupakan orang lama yang tinggal di kawasan ini,” ungkapnya.

Sedangkan warga setempat yang enggan menyebutkan namanya mengungkapkan, ia mengetahui dari pemberitaan di media massa jika dr ‘WG’ sempat ditangkap Polda Sumsel atas dugaan praktek aborsi.

“Saya tahu dari membaca di koran. Tapi, hari ini dr ‘WG’ ada di rumahnya, bahkan tadi terlihat yang bersangkutan shalat di masjid,” tandasnya.



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polda Metro Jaya Jadwalkan Kembali Pemanggilan Terhadap Firli Bahuri

Jakarta, KoranSN Polda Metro Jaya menjadwalkan kembali pemanggilan terhadap mantan Ketua Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi …

error: Content is protected !!