Oknum Dokter yang Diduga Praktek Aborsi Tidak Ditahan Polda Sumsel









Masih diungkapkan Suwandi, dari pemeriksaan yang dilakukan memang dr ‘WG’ tidak mengaku telah melakukan dugaan praktek aborsi. Namun, keterangan tersangka ‘NM’ mengaku jika berobat ke tempat dr ‘WG’ diduga melakukan aborsi kandungan. Bukan hanya itu, polisi juga mendapati sejumlah bukti dari lokasi kejadian.

“Hasil intrograsi, ‘NM’ mengaku jika ia datang ke tempat dr ‘WG’ diduga melakukan aborsi. Selain itu, ‘NM’ juga mengaku jika sebelumnya telah diberi beberapa obat untuk penghancur janin bayi. Namun, obat tersebut belum berkhasiat. Hingga ‘NM’ kembali datang ke oknum dokter tersebut untuk melakukan penyuntikan,” jelasnya.

Baca Juga :   Pencuri Belasan Ponsel dan Laptop Ditangkap

Disingung sudah berapa kali dr ‘WG’ diduga melakukan aborsi kepada pasien dan berapa tarif untuk satu kali melakukan aborsi? Suwandi enggan mengutarakan secara detail, lantaran pihaknya kini masih mendalami dugaan kasus tersebut.

“Masih kami dalami. Bahkan kedua tersangka masih terus dilakukan pemeriksaan guna pendalaman,” tandas Suwandi.

Sementara dr ‘WG’ mengutarakan, jika dirinya tidak melakukan aborsi kepada janin bayi yang ada di kandungan ‘NM’. Dirinya hanya mengaku, memberikan suntikan kepada ‘NM’ karena saat diperiksa sebagai pasien ‘NM’ mengaku terlambat bulan.

“Dia itu (NM) mengeluh terlambat bulan. Karena saya tidak memiliki alat yang lengkap untuk memeriksanya maka saya memberikan suntikan kepadanya. Jadi, saya tidak melakukan aborsi namun hanya memberikan suntikan saja kepada pasien tersebut,” ujarnya.

Baca Juga :   KPK Menahan Eks Pejabat Ditjen Pajak Angin Prayitno Aji

Sedangkan tersangka ‘NM’ mengaku, jika ia datang ke tempat praktek dr ‘WG’ untuk menggugurkan janin bayi yang ada di kandungannya.

“Saya dari Baturaja, setiba di Palembang saya menginap di rumah teman. Kedatangan saya ke tempat praktek dr ‘WG’ memang untuk melakukan aborsi. Sebab belakangan bulan ini, saya telat datang bulan,” katanya menunduk malu saat ditanya sejumlah wartawan. (ded)











Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Dugaan Korupsi Sertifikat Tanah PTSL 2019, Susno Duadji: Usut Tuntas Level Atasnya, Seret ke Pengadilan!

Palembang, KoranSN Tokoh Masyarakat Sumsel, Komjen Pol (Purn) Drs H Susno Duadji SH MSc yang …

error: Content is protected !!