Oknum Kades di OKI Jadi Tersangka Dugaan Korupsi Dana Desa



Kapolres OKI AKBP Donni Eka Syahputra SH SIK MM. (foto-ist)

Kayuagung, KoranSN

Penetapan status tersangka terhadap oknum Kades Gajah Makmur Kecamatan Sungai Menang Kabupaten OKI bernama Ahim yang dilakukan jajaran Satreskrim Polres OKI dalam kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) berefek bagi sejumlah Kades lainnya.

Efek itu tentu menjadi pelajaran mahal bagi para Kades. Bahkan bagi oknum Kades lain yang disinyalir juga melakukan tindakan serupa dengan tersangka Ahim, dapat dipastikan sekarang ketar-ketir bila perbuatannya terendus masyarakat apalagi penegak hukum.

Kapolres OKI, AKBP Donni Eka Syahputra SH SIK MM, Kamis (6/12/2018) mengatakan, beberapa hari yang lalu pihaknya menjemput paksa oknum Kades Gajah Makmur di rumah, dan kini tersangka telah ditahan di Mapolres OKI karena bertatus tersangka akibat dugaan penyalahgunaan Dana Desa tahun anggaran 2016-2017 senilai Rp 315 juta.

“Sampai kini dugaan kasus tersebut masih dalam proses. Ada beberapa orang yang juga kami periksa sebagai saksi, detailnya ada di Sat Reskrim,” kata Kapolres OKI sembari mengatakan pihaknya sangat berhati-hati dalam memproses laporan dugaan Tipikor.

Baca Juga :   KPK Konfirmasi Mantan Kadis PU DKI Ery Basworo Soal Penerimaan Uang

Karena masih diproses di Polres OKI ujar Donni, berkas pemeriksaan oknum Kades Gajah Makmur tentu belum diserahkan ke Kejari OKI.

“Tidak perlu buru-buru jika belum lengkap, karena jika tidak P-21 maka berkas akan dikembalikan lagi oleh kejaksaan ke Polres agar dilengkapi,” kata Donni.

Adanya oknum Kades yang ditahan karena dilaporkan ke kepolisian bahkan ke KPK oleh LSM, mendapat tanggapan dari Kades lainnya di OKI.

Kepala Desa Tugu Mulyo Kecamatan Lempuing bernama Irpandi menegaskan, tidak semua desa senang dengan gelontoran dana desa yang dikucurkan pemerintah setiap tahunnya.

“Tak jarang ada Kades meminta dana itu dikurangi dan dialokasikan ke daerah lain yang membutuhkan, karena takut terjerat kasus korupsi. Soal dana desa, justru kami takut. Makanya hati-hati gunakan dana desa, dilaksanakan berdasarkan Juknis dan Juklak. Kalau terus begini, mending ditiadakan sajalah dana dana biar kami tenang,”ungkap dia.

Baca Juga :   Polisi Sergap Rumah Persembunyian Pengedar Sabu

Sementara itu, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten OKI Hj Nursula SSos mengklaim, pelaksanaan program dana desa yang bersumber dari dana APBN di Kabupaten OKI dari tahun pertama 2015-2018 telah sesuai dengan prosedur yang diatur oleh Permendragi No 20 tahun 2018. (iso)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Sok Jagoan, Ancam Tetangga Pakai Pistol Dedi Dijebloskan ke Balik Jeruji Besi

Palembang, KoranSN Akibat berlagak sok jagoan, mengancam seorang wanita yang masih tetangga sendiri menggunakan pistol …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.