Oknum Staf PTK Disdik Sumsel Ditetapkan Tersangka dan Ditahan, Dugaan Pungli Sertifikasi Guru

‘A’ Staf PTK Dinas pendidikan Provinsi Sumsel Ditetapkan sebagai tersangka kasus Dugaan Pungli Sertifikasi Guru.- Foto Ferdinand Deffryansyah

Palembang SN.

Kapolda Sumsel Irjen Pol Agung Budi Maryoto, Jumat (21/7/2017) menegaskan, pihaknya telah menetapkan tersangka dan menahan Staf Pendidikan dan Tenaga Pendidikan (PTK) Dinas Pendidikan Sumsel (Disdik), ‘A’ yang tertangkap Operasi Tangkap Tangan (OTT) Satgas Saber Pungli Polda Sumsel terkait dugaan Pungli sertifikasi guru.

Menurut Kapolda, penetapan dan penahanan terhadap tersangka ‘A’ karena penyidik telah mendapatkan bukti yang cukup terkait pungutan uang yang diduga dilakukan ‘A’ kepada guru-guru yang sedang megurus sertifikasi di Dinas Pendidikan Sumsel.

“Jadi saat ini ‘A’ telah kita tetapkan sebagai tersangka dan telah kita tahan di sel tahanan Mapolda Sumsel. Sedangkan untuk yang lainnya masih dilakukan pendalaman terkait dugaan keterlibatan mereka dalam Pungli sertifikasi guru ini,” ujar Kapolda.

Dijelaskan Kapolda, arti dari pendalaman yakni penyidik saat ini masih terus menyelidiki apakah ada aliran dana Pungli yang diduga dipungut tersangka ‘A’ lalu diserahkan kepihak-pihak lainnya.

“Apabila dari hasil pendalaman penyelidikan ditemukan bukti kuat ada pihak lainnya yang menerima aliran dana tersebut dari ‘A’ maka tentunya juga akan kita proses hukum. Namun apabila dari hasil pendalaman yang dilakukan, Pungli tersebut hanya dilakukan secara individu oleh ‘A’ maka tersangka ‘A’ saja yang akan dimintai pertangungjawaban secara hukum,” jelas Kapolda.

Baca Juga :   Polisi Selidiki Kasus Penembakan Mahasiswi di Jakabaring

Lebih jauh Kapolda mengungkapkan, dalam pendalaman penyelidikan tersebut tentunya penyidik akan memeriksa semua pihak di Dinas Pendidikan Sumsel, mulai dari Kabid, Kasih dan staf-staf lainnya.

“Bahkan Kepala Dinasnya tidak menutup kemungkinan juga akan diperiksa sebagai saksi. Dalam pemeriksaan semua saksi-saksi ini nantinya akan kita cek dan dikonfrontir. Ini dilakukan untuk mengungkap apakah ada aliran dana Pungli yang mengalir kepihak lainnya,” papar Kapolda.

Menurut Kapolda, dari hasil pemeriksaan dan penyelidikan sementara diketahui jika tersangka ‘A’ diduga melakukan Pungli usai Dinas Pendidikan Sumsel mengeluarkan surat edaran pendataan kepada para guru se-Sumsel. Bahkan setelah dilakukan pemeriksaan terhadap barang bukti, untuk uang Pungli yang disita jumlahnya mecapai sekitar Rp 30 juta.

“Sebenarnya surat ederan ini bagus untuk pendataan. Namun ternyata dimanfaakan oleh tersangka ‘A’. Saya sangat menyayangkan dengan adanya kejadian ini dan kita kasihan dengan guru-guru yang jauh-jauh datang dari daerah ke Palembang menggunakan uang ongkos sendiri, namun setiba di Palembang terjadi hal tersebut. Untuk itulah kita melakukan OTT yang tujuannya untuk pembelajaran. Selain itu kita juga menghimbau apabila dinas memerlukan anggaran diharapkan dibuatkan diva hingga anggaran yang sah masuk dalam anggaran di Dinas Pendidikan, kalau ada divanya maka tidak ada pelanggaran hukum seperti kasus ini,” tandas Kapolda.

Baca Juga :   Samsat Corner Palembang Indah Mall Permudah Warga Membayar Pajak (FOTO)

Diketahui, Satgas Saber Pungli Polda Sumsel , Kamis pagi (20/7) melakukan OTT terhadap oknum Staf Pendidikan dan Tenaga Kependidikan (PTK) SMA Dinas Pendidikan Sumsel berinisial ‘A’. Usai melakukan OTT petugas memasang police line di ruangan sertifikasi guru. Bahkan petugas menggeledah semua ruangan yang berada di lantai satu Kantor Dinas Pendidikan Sumsel di Jalan Kapten A Rivai Palembang tersebut.

Bukan hanya itu, usai melakukan penggeledahan petugas kepolisian membawa ‘A’ bersama empat orang lainnya yakni; Kabid PTK Disdik Sumsel, ‘SE’ , Kasi PTK SMA Disdik Sumsel ‘KN’, Kasi PTK SMK Disdik Sumsel ‘FN’ serta staf PTK SMA Disdik Sumsel, ‘ED’ ke Mapolda Sumsel untuk dilakukan pemeriksaan lebihlanjut. (ded)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Ferdin Ferdin

Avatar
Pewarta Harian Suara Nusantara, www.koransn.com, Mingguan Suara Negeriku.

Lihat Juga

Dokter Jamhari Meninggal Karena Penyakit Jantung

Palembang, KoranSN Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Drs Supriadi MM, Senin (25/1/2021) mengatakan, jika …