OTT Bupati Banyuasin, KPK Periksa 5 Saksi Lagi

Gedung KPK. (foto-net)
Gedung KPK. (foto-net)

Palembang, KoranSN

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Rabu (12/10/2016) memeriksa lima saksi terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian di Gedung KPK Jakarta.

Kelima saksi tersebut yakni; Staf Dinas Pendidikan Banyuasin Wahyu Setya Budi, H Syaiful Bahkri, M Evansyah Putra (swasta), Yudi Widianto (swasta), dan Hj Maryam Senen (swasta).

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro KPK Yuyuk Andriati mengatakan, para saksi tersebut diperiksa penyidik KPK untuk menjadi saksi Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian yang merupakan tersangka dugaan kasus suap proses perencanaan, penganggaran, dan pelaksanaan proyek pengadaan barang dan jasa di dinas pendidikan dan dinas-dinas lainnya di lingkungan Pemkab Banyuasin.

“Jadi ada lima saksi yang diperiksa KPK hari ini, mereka yakni; Staf Dinas Pendidikan Banyuasin Wahyu Setya Budi, H Syaiful Bahkri, M Evansyah Putra dari pihak swasta, Yudi Widianto dari pihak swasta, dan Hj Maryam Senen yang juga dari pihak swasta,” ungkap Yuyuk.

Diketahui sebelumnya, Selasa 4 Oktober 2016 penyidik KPK telah memeriksa Kepala Dinas (Kadis) PU Bina Marga Banyuasin, Ir Abi Hasan MP MT dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Banyuasin, Dr Hakim. Kemudian Rabu 5 Oktober 2016, KPK juga memeriksa Kepala Dinas (Kadis) PU Cipta Karya Banyuasin, Noor Yosept Zaath dan Kepala Seksi (Kasi) Perencanaan Program Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumsel, Defriansyah.

Pemeriksaan para saksi di Gedung KPK Jakarta tersebut merupakan pemeriksaan lanjutan. Karena sebelumnya KPK juga telah memeriksa 30 saksi di Polda Sumsel yang pemeriksaannya saat itu dilakukan selama empat hari berturut-turut.

Baca Juga :   Polisi Polres Pagaralam Tembak Residivis Jambret

Awalnya pemeriksaan saksi berlangsung, Selasa 27 September 2016. Dihari ini sebanyak tujuh saksi diperiksa penyidik KPK, mereka yakni; Kepala Dinas Pariwisata yang juga mantan Kepala Dinas Pendidikan Banyuasin Merki Bakri, Kepala Dinas PU Cipta Karya Noor Yosept Zaath, Kabag Unit Layanan dan Pengadaan (ULP) Banyuasin Eko Rusdianto, Staf Keuangan Sekda Banyuasin Buchori, driver Bupati Banyuasin Rusdi alias Boy, PNS PU Cipta Karya Hari Kusuma alias Ayik, dan ajudan Sekda Banyuasin Fandi.

Kemudian, Rabu 28 September 2016 delapan saksi juga diperiksa penyidik KPK, mereka adalah; Wakil Bupati (Wabup) Banyuasin SA Supriyono, Asisten Ekonomi Pembangunan Desa dan Kesra Banyuasin Rislani A Gafar, Kepala Dinas PU Bina Marga Abi Hasan MP, Kepala DPPKAD Banyuasin Bambang Wirawan, Staff PU Banyuasin Reza Irwansyah, Staf Rumah Dinas Bupati Banyuasin Sarmidiyono alias Medi, Mantan PPK Banyuasin Iskandar, dan Mentan Staff Dinas Pendidikan Banyuasin Reza Pahlevi.

Lalu di hari Kamis 29 September 2016, sebanyak delapan saksi diperiksa KPK, mereka yakni; Sekda Pemkab Banyuasin Firmansyah, Kepala Sub Bagian Pengembangan Layanan Pengadaan Pemkab Banyuasin Yulinda, Karyawan Bank Sumsel Babel Sapta, serta lima pihak swasta, Taufik Firman, Reza Ferdinan, Asmun, Indra, serta Rendi Juliansyah.

Sedangkan Jumat 30 September 2016, tujuh saksi kembali diperiksa penyidik KPK di Mapolda Sumsel. Saksi-saksi tersebut adalah; Plt Kepala Bagian (Kabag) Humas Protokol Pemkab Banyuasin Robi Sandes, Kabid Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Banyuasin Sadirman, Kepala Bagian Admistrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Banyuasin Arian, Admisntrasi Umum Asisten III Pemkab Banyuasin Sofran, Mantan Kepala Dinas PU Pengairan-Staf Ahli Bupati Banyuasin M Syahrial, PPK Kabid Disnakertrans Banyuasin Asmi, serta Kepala Seksi Perencanaan Program Dinas PU Cipta Karya Provinsi Sumsel Dafriansyah.

Baca Juga :   Bermodus Antar Istri Lahiran, Rudi Nekat Begal Motor Tetangga

Diberitakan sebelumnya, dugaan kasus ini terungkap setelah Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK terhadap Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian, Minggu 4 September 2016 di rumah dinas Bupati Banyuasin. Dalam OTT tersebut, KPK juga mengamankan barang bukti uang Rp 299,8 juta dan uang Dolar Amerika senilai 11.200 USD.

Usai dilakukan OTT, KPK pun menetapkan Bupati Yan Anton Ferdian sebagai tersangka. Selain Yan Anton, dalam perkara ini KPK juga telah menetapkan lima tersangka lainnya, mereka yakni; ‘UU’ (Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin), ‘STY’ (Kasi Pembangunan Peningkatan Mutu Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Bidang Program dan Pembangunan Dinas Pendidikan Kabupaten Banyuasin), ‘RUS’ (Kasubag Rumah Tangga Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Banyuasin), ‘ZM’ (Direktur CV PP), serta ‘K’ (pihak swasta). (ded/tya)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Decky Canser

Avatar

Lihat Juga

Benih Lobster Jadi “Tsunami” Politik Prabowo dan Jokowi

Jakarta, KoranSN Sepulang dari perjalanan dinasnya di Honolulu, Hawaii, Amerika Serikat, Menteri Kelautan dan Perikanan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.