Palembang Launching Serentak Program BPNT, PKH, KIS dan KUR



Asisten I Pemkot Palembang, Sulaiman Amin dalam rapat persiapan launching program pemerintah pusat. (foto-ist)

Palembang, KoranSN

Guna mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara tepat sasaran dan tepat waktu. Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang akan melaunching serentak, bantuan dari program pemerintah pusat, yakni program Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Indonesia Sehat (KIS) dan Kredit Usaha Rakyat (KUR).

Asisten I Pemkot Palembang Palembang, Sulaiman Amin, Kamis (8/2/2018) mengatakan, launching ini rencananya akan dilakukan serentak di halaman parkir Kambang lwak, Sabtu (10/2/2018). Dengan itu, diharapkan nantinya program ini dapat bermanfaat bagi masyrakat kota Palembang yang menerimanya.

Menurut Sulaiman, bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT adalah bantuan pangan dari pemerintah yang diberikan kepada KPM setiap bulannya melalui mekanisme akun elektronik dan digunakan hanya untuk membeli pangan.

“Program ini bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran serta memberikan nutrisi yang lebih seimbang kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) secara tepat sasaran dan tepat waktu,” ungkap Sulaiman.

Ia melanjutkan, dalam launching tersebut recananya juga akan diramaikan dengan lomba membuat pempek dan lomba nyanyi dari peserta penerima bantuan.

“Peserta lomba merupakan keluarga penerima bantuan. Khusus untuk lomba membuat pempek, peralatan dan alat disiapkan panitia,” jelasnya.

Sementara, Kepala Bidang (Kabid) Penangan Kemiskinan Dinas Sosial Kota Palembang, Aprilita Sari menambahkan, bagi penerima bantuan seperti PKH dan BPNT ini sudah didata dari pusat dan tinggal meminta datanya melalui bank untuk pembangiannya. Dimana, penerima PKH ini mendapatkan bantuan RP 1.890.000 dan bisa diambil dalam empat kali penyaluran kurun waktu tiga bulan di dalam satu tahun.

Sedangkan penerima BPNT, lanjut Aprilita, jumlahnya sama dengan penerima PKH, lntaran, masyarakat yang menerima PKH otomatis juga memerima BPNT. Namun,penerima BPNT belum tentu menerima PKH lantaran penerima BPNT ini kriterianya 40 persen dibawah garis kemiskinan.

Baca Juga :   Karnaval Mobil Hias Meriahkan HUT Kota Palembang ke-1340

“Program BPNT ini tidak bisa dicairkan dengan uang dan hanya bisa ditukarkan dengan sembako melalui katu kombo e-wallet yang voucernya berisi Rp 110. Kota Palembang sudah bekerja sama dengan bank BRI untuk kartu pencairan elektroniknya dan bisa ditukarkan di 106 agen yang telah ditentukan,” jelasnya.

Ia menambahkan, untuk tahun 2018 ini penerima BPNT bisa ditukarkan dengan semabako, seperti beras dan telur dan tidak boleh untuk dicairkan dalam bentuk uang, bahkan rokok lantaran berbeda dengan tahun sebelumnya bisa ditukarkan dengan minyak goreng.

“Kalau BPNT dicairkan berupa uang akan mendapatkan sangsi dari kementrian termasuk agen yang melakukan kong kalikong akan dicabut ke agenannya kalau ketahuan,” pungkasnya. (rgn)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Dukung Perlindungan Kekayaan Intelektual, Dorong Pembentukan Sentra KI Universitas Kader Bangsa

Palembang, KoranSN Animo civitas akademika Universitas Kader Bangsa (UKB) untuk membentuk Sentra Kekayaan Intelektual (Sentra …

    error: Content is protected !!