Palembang Masuk Kategori 10 Kota Penanganan Sampah Terbaik di Indonesia



Faizal AR. (foto-dok/reigan/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Kota Palembang saat ini masuk kedalam kategori 10 kota terbaik dalam penanganan sampah di seluruh Indonesia. Dimana, penangan sampah tersebut, dinilai dari pengolaan sistem sanitary landfill (Ditumpuk) serta memanfaatkan limbah organik menjadi bahan berharga.

“Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) nomor 18 tahun 2018 tentang penanganan sampah, Kota Palembang masuk kategori 10 besar terbaik di Indonesia. Sekarang saya masih menghadiri rapat bersama Pak Presiden dan perwakilan dari daerah lain untuk mengesahkan keputusan tersebut,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Palembang, Faizal AR ketika dihubungi Suara Nusantara, Selasa (27/2/2018).

Faizal mengatakan, sebelumnya Perpres ini hanya 7 kota di Indonesia yang berhasil memanfaatkna sampah. Namun, sekarang sudah drevisi menjadi 10 Kota dan Palembang masuk ke dalam kategori penangan sampah terbaik.

Menurut Faizal, meski sampah organik dari limbah rumah tangga di Kota Palembang semakin meningkat. Namun, tetap bisa dimanfaatkan, seperti mengubah tumpukan sampah baik non organik maupun organik menjadi kompos.

Ia menjelaskan, sampah yang diangkut dari seluruh Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Palembang, pada hari-hari biasa mencapai 800 hingga 900 ton perharinya. Sedangkan pada akhir pekan volume sampah lebih meningkat, bahkan bisa sebanyak 1200 ton perhari.

“Untuk lahan sebagai Tempat Pembuangan Akhir (TPA) kita memiliki lahan seluas 4 hektare. Jadi, sampah organik tersebut, selain ditimbun dan ditumpuk sekaligus bisa dipilih apa yang bisa digunakan,” jelasnya.

“Kita juga sedang dalam proses mempersiapkan peralahan guna menjadikan sampah organik sebagai tenaga pembangkit listrik,” ungkap Faizal menambahkan.

Ia menjelaskan, untuk armada pengangkut sampah, sementara ini DLHK Kota Palembang memiliki truk secara keaseluruhan berjumlah 131 unit. Akan tetapi, yang bisa beroprasi hanya 80 unit.

Baca Juga :   Walikota Palembang Harnojoyo Pimpin Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXVII

Sedangkan untuk petugas penyapu jalan, Faizal melanjutkan, DLHK sendiri memiliki ribuan tenaga kebersihan. Dimana, menurutnya, para petugas ini bekerja secara tiga shif dan dibagi perkelompok di setiap wilayah.

“Setiap Kecamatan juga sudah memiliki unit armada pengangkut sampah sendiri. Apabila ada sampah yang tak sempat terangkut, maka sebagai alterenatif biasanya pihak kecamatan yang mengumpulkan tumpukan sampah tersebut. Ini semua kita lakukan demi menciptakan Kota Palembang lebih bersih dan nyaman,” katanya.

Masih dikatakan Faizal, dirinya berharap kepada masyarakat untuk tetap menjaga kebersihan lingkungan. Apalagi Palembang akan menjadi tuan rumah Asian Games.

“Kalau Palembang dinilai tamu yang datang tidak nyaman, maka kita semua yang akan malu. Untuk itu, kita berharap masyarakat agar bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan sekitar,” tandasnya. (rgn)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kajati Sumsel dan IAD Wilayah Sumsel Gelar Bakti Sosial dan Anjangsana

Palembang, KoranSN Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Sumatera Selatan (Sumsel) Dr Yulianto SH MH dan Ketua …

error: Content is protected !!