Palsukan Identitas Koko Ditangkap Polisi





Tersangka Koko saat diamankan Polres Prabumulih. (foto-andifatra/koransn.com)

Prabumulih KoranSN

Lantaran melakukan pemalsuan dokumen identitas saat mengajukan kredit sepeda motor serta memalsukan tandatangan pada surat jaminan pembiayaan angsuran dengan tujuan ingin mengelabui petugas leasing membuat Koko Praja (25), warga Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Gunung Ibul, Kecamatan Prabumulih Timur Prabumulih ditangkap polisi.

Dari informasi yang berhasil dihimpun, dalam menjalankan aksinya Koko menggunakan identitas Sudarti, untuk mengajukan kredit satu unit sepeda motor. Setelah pemberkasan selesai dan berhasil mendapatkan sepeda motor, Koko kemudian memindahtangankan motor tersebut ke pelaku lain yang berinisial ‘AR’ (DPO), dengan imbalan sebesar Rp500 ribu.

Modus ini terungkap, saat Koko tidak lagi melakukan pembayaran kredit. Awalnya petugas leasing mencoba mencari Koko, namun pelaku tidak bisa ditemukan karena memalsukan identitas saat mengajukan kredit motor.

Kemudian petugas leasing mencocokan data Koko dengan Sudarti, dan ternyata baru diketahui bahwa identitas yang digunakan adalah palsu, karena Sudarti tidak pernah menyuruh Koko melakukan akad kredit atas indentitasnya.

Baca Juga :   Penabrak Mahasiswi Unsri di Dalam Kampus Jadi Tersangka dan Ditahan

Karena merasa tertipu, pihak leasing langsung melaporkan kejadian ini ke Polres Prabumulih. Akibat kejadian tersebut, pihak leasing mengalami kerugian yang ditaksir senilai Rp 17 juta rupiah.

Berbekal laporan dan informasi dari pihak leasing, anggota Unit Pidsus Satres Polres Prabumulih langsung melakukan penyelidikan, hingga akhirnya mendapatkan informasi tentang keberadaan pelaku.

Selanjutnya, petugas langsung menuju ke tempat kerja pelaku Koko dan berhasil mengamankannya.

Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutautuk SIK melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH MH saat dikonfirmasi membenarkan telah mengamankan tersangka Koko Praja karena diduga telah melakukan pemalsuan dokumen Fidusia sebagaimana dimaksud dalam Pasal 35 Undang-Undang No. 42 Tahun 1999 tentang Fidusia.

Baca Juga :   Wahyu Setiawan Juga Didakwa Dapat Rp 500 Juta dari Gubernur Papua Barat

Menurutnya, tersangka diamankan atas dasar laporan dari pihak leasing dengan nomor laporan (LP): LP/B-152/VIII/2018/Sumsel/Res Pbm tanggal 14 Agustus 2018.

“Pelaku Koko terpaksa diamankan atas dugaan kejahatan Fidusia yang dilakukannya pada tanggal 18 dan 20 Desember 2017 lalu. Pelaku diamankan pada Jumat 31 Agustus 2018, sekitar pukul 11.00 WIB. Saat ini tersangka masih dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Sementara, pelaku lainnya yang masuk DPO masih dalam pengejaran anggota,” tandasnya. (and)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Perahu Motor Los Kontak Tujuan Sulsel Berhasil Ditemukan

Palu, KoranSN Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan/Basarnas Palu mengatakan perahu motor Hercules yang berlayar dari …