Pangdam Sambut 350 Prajurit Pengamanan Perbatasan Indonesia – Malaysia







Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum, upacara penyambutan di Dermaga Pelabuhan Boom Baru, Palembang, Selasa (4/9/2018). (foto-humas kodam)

Palembang, KoranSN

Setelah 9 bulan bertugas di wilayah perbatasan Kabupaten Malinau, Nunukan dan Mahakam Ulu, sebanyak 350 prajurit TNI Yonif 141/AYJP yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Indonesia – Malaysia, diterima Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Irwan, S.I.P., M. Hum, Selasa (4/9/2018) dalam suatu upacara penyambutan di Dermaga Pelabuhan Boom Baru, Palembang.

Upacara penyambutan Satgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 141/AYJP juga dihadiri oleh Kapolda Sumsel, Irjen Pol Zulkarnain Adinegara, Irdam II/Swj Kolonel Inf Yusman Madayun, Danrem 044/Gapo Kolonel Inf Imam Budiman, Danlanal dan Danlanud Palembang, para Asisten dan Kabalak Kodam II/Swj, Perwira LO TNI AL dan TNI AU, para Pengurus Persit KCK Koorcab Korem 044/Gapo, unsur FKPD Sumsel serta para tamu undangan lainnya.

Pangdam II/Swj dalam sambutannya mengatakan, tugas pengamanan perbatasan darat negara yang telah dilaksanakan para prajurit Yonif 141/AYJP merupakan salah satu tugas pokok TNI AD dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP), sebagaimana tertuang dalam undang-undang nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI.

Baca Juga :   Donor Darah Dapat Minyak Goreng

Selain menyampaikan rasa bangga kepada para prajurit Yonif 141/AYJP yang telah berhasil dalam melaksanakan tugas di perbatasan RI-Malaysia, Pangdam juga berpesan untuk mengevaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan tugas yang telah dilakukan sebagai bahan penyempurnaan dalam peningkatan kualitas pembinaan satuan.

“Lakukan inventarisasi dan pengamanan baik personel, materiil maupun pengamanan berita. Sadari bahwa tidak semua yang kalian lihat, dengar, rasakan, lakukan dan alami selama di daerah penugasan dapat diberitahukan kepada yang lain, terlebih yang menyangkut rahasia tentara,” tandas Pangdam.

Diakhir sambutannya, Pangdam berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan kondisi dan lingkungan satuan di home base dan selalu menjaga disiplin, berperilaku santun, simpatik, bersahaja, sederhana serta membuang jauh-jauh sifat arogan.

Jadilah prajurit pelopor, yang selalu mentaati setiap rambu dan aturan yang berlaku sehingga menjadi suri tauladan yang baik bagi masyarakat serta selalu didambakan kehadirannya oleh masyarakat,” ujar Pangdam.

Baca Juga :   Tol Kayuagung–Palembang Mulai Dipenuhi Pemudik

Untuk diketahui, selama melaksanakan tugas di perbatasan RI- Malaysia, Satgas Pamtas Yonif 141/AYJP telah mengabdikan diri demi keutuhan wilayah perbatasan RI-Malaysia, mereka menggali potensi putra-putri di wilayah perbatasan dengan cara melatih mereka karate, mengajar mereka mengaji, melatih outbond serta membentuk tentara cilik guna membangkitkan semangat nasionalisme sejak dini, Selain itu, Satgas Yonif 141/AYJP juga berhasil mencegah penyulundupan sabu-sabu serta kegiatan-kegiatan illegal seperti penggunaan senjata rakitan caliber 5.56 mm beredar bebas di kalangan masyarakat.

Berdasarkan laporan purna tugas dan hasil evaluasi dari Satgas Pamtas RI-MLY yonif 141/AYJP, bahwa para prajurit telah mampu melaksanakan tugas yang diberikan dalam menjaga keamanan perbatasan RI-Malaysia dengan sangat baik, antara lain, meningkatnya jumlah patok batas yang telah diketahui letak dan kondisi realnya, menggagalkan penyelundupan narkoba 5.9 gram, miras 1298 botol, mengamankan senjata caliber 5.56 mm 5 pucuk dan 4 pucuk munisi penabur. (ded)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Sumsel Kurban Lima Ekor Sapi dan Satu Kambing, 500 Paket Daging Dibagikan ke Masyarakat, Panti Asuhan dan Pegawai Honorer

Palembang, KoranSN Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumatera Selatan (Sumsel) pada Hari Raya Idul Adha, Senin (17/6/2024) …

error: Content is protected !!