Pantau Tanah Abang, Sandiaga Pasang CCTV 360 Derajat

Wagub DKI Jakarta Sandiaga Uno menuju Tanah Abang. (foto-net/detiknews.com)

Jakarta, KoranSN

Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno mengandalkan kamera closed-circuit television (CCTV) untuk keamanan di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Untuk itu, CCTV 360 derajat akan dipasang agar semua sudut kawasan Tanah Abang bisa terlihat.

“Kita akan pasang, ini belum ada CCTV-nya, kita akan pasang CCTV-nya. Pokoknya harus 360 kita ingin setiap tempat itu tidak ada yang tidak ter-cover,” kata Sandiaga saat meninjau kawasan baru PKL di Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (26/12/2017).

Sandiaga mengatakan kamera CCTV itu nantinya tak hanya untuk memantau keamanan di sekitar, tapi juga memantau penataan PKL di kawasan itu. “Semua 360 (derajat) dan ini juga bukan hanya dari segi penataannya, tapi untuk juga dari segi keamanannya,” ujarnya.

Baca Juga :   La Nyalla Sebut UMKM Mampu Bertahan di Tengah Pandemi COVID-19

Terkait dengan PKL Tanah Abang, Sandiaga menegaskan tidak boleh ada pungutan liar. Jika terjadi, sanksi tegas akan dikenakan.

“Kita tegas saja. Kalau kemarin kita sudah sepakat, begitu ditata masih ada yang melanggar kita tegas. Dan kita sudah sampaikan juga tidak boleh lagi ada pungutan dan kalau ada pungutan, baik itu tenda ataupun kebersihan, kita akan tindak tegas,” ujarnya.

Namun Sandi tidak mengatakan sanksi tegas seperti apa yang dimaksud. Tak cuma pungli, Sandiaga juga meminta pedagang yang masih memanfaatkan trotoar untuk berjualan juga harus ditindak.

Baca Juga :   Mendagri: Tidak Boleh Ada Politik Uang di Pilkada Serentak

“Nah dari segi untuk pertama nih untuk pungutan kita akan beri sanksi sesuai dengan ketentuan dan peraturan. Dan kalau untuk PKL yang masih di trotoar seperti ini tentunya kita harus pindahkan, kita harus sterilkan ini trotoar,” kata Sandi. (detik.com)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kemenpan RB: ASN yang ke IKN Jadi 6.000 Orang Berdasarkan Prioritas

Jakarta, KoranSN Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) menyatakan kloter pertama para …

error: Content is protected !!