Parahnya! Korupsi Masuk di Semua Sisi



Ilustrasi. (foto-net/kpk)

PARAH! Ternyata lingkaran korupsi sudah masuk ke semua sisi pemerintahan. Ini ditunjukkan sudah sangat banyak oknum pejabat dan perangkatnya yang terjebak ke dalam praktek terlarang ini. Bagi para oknum yang sudah terbiasa mencari uang bukan pada jalurnya, diyakini akan selalu mencari peluang, kesempatan atau beragam modus.

Himbauan Presiden Jokowi agar pejabat yang mengemban kepercayaan rakyat untuk amanah dalam melaksanakan tugas, dan tidak main-main dalam menggunakan uang anggaran, bermakna sangat luas. Ini bisa jadi, karena Pemerintah Pusat sudah melihat betapa gejala korupsi di daerah sudah sangat parah. Menyatakan ini bukan tanpa alasan, karena sudah sangat banyak oknun pejabat yang terkena OTT KPK.

Dengan banyaknya OTT KPK, banyak yang menyatakan, apakah tak ada takutnya untuk oknum pejabat yang masih melakukan korupsi. Bahkan praktek korupsi sudah berlangsung sudah sangat lama. Apakah mereka tak merasa diawasi, dipantau atau merasa disadap percakapan mereka. Tapi mungkin untuk kondisi ini kita bisa mengatakan, kalau sudah urusan uang, maka urusan yang lain akan terlupakan.

Makanya dukungan untuk KPK terus bergerak menggerus korupsi di semua lini selalu digaungkan. Jangan sampai para oknum pejabat seenaknya terus main-main menggunakan anggaran pemerintah. Jangan sampai juga ada tebang pilih lagi dalam penuntasan korupsi, ini untuk menunjukkan kewibawaan Pemerintahan yang berkuasa saat ini.

Baca Juga :   Kasus Muba Pelajaran Untuk yang Masih Suka Korupsi

Sudah sangat lama Bangsa yang besar ini tersendat majunya karena korupsi. Saatnya kini rakyat minta kepada Pemerintah yang berkuasa agar tegas dan menuntaskan korupsi. Dengan sumber kekayaan alam yang melimpah, mestinya kita sudah sangat terdepan dalam banyak hal. (Agus Harizal Alwie Tjikmat)



Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kapal Pengangkut Batubara Tabrak Plaza Dermaga 7 Ulu

Palembang, KoranSN Sebuah kapal tongkang pengangkut batubara menabrak Plaza Dermaga 7 Ulu, Kota Palembang, menyebabkan …

error: Content is protected !!