Parhan: Musim Hujan, Waspadai Jalur Lahat-Pagaralam

Wakil I DPRD Kota Lahat, Parhan Berza
Wakil I DPRD Kota Lahat, Parhan Berza

Lahat, SN

Curah hujan di Kota Lahat akhir-akhir ini semakin tinggi. Hal ini menyebabkan beberapa ruas jalan  penghubung di daerah Kota Lahat dan Pagaralam longsor dan terendam banjir, hingga  menyebabkan aspal pada badan jalan patah dan ambruk.

Menyikapi ini, Wakil I DPRD Kota Lahat Parhan Berza berharap, pihak PU Bina Marga dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana Alam Daerah untuk menyiapkan sarana dan prasarananya untuk menghindari bencana dan longsor di beberapa titik.
Sehingga jalur transportasi yang menghubungkan antara Lahat dan Pagaralam tidak terhenti.

Seperti kita ketahui jalur dari Lahat-Pagaralam  baik itu jalur lama meliputi Pulau Pinang, Tanjung Tebat, Lematang ataupun jalur alternatif Gumay, banyak terdapat daerah yang rawan bencana, hal disebabkan kontur tanah  yang labil.

Dengan keadaan demikian diperlukan kesiagaan petugas dan alat-alat berat, seperti halnya untuk jalan lintas Lahat-Pagaralam yang patah/turun ke arah ke Desa Tanjung Sirih.

Baca Juga :   Tekan AKA dan AKI di Muratara

“Di kawasan ini banyak air yang turun kejalan dari  dinding tebing dan dari sektor bawah jalan terdapat alur air, keadaan ini yang tak pernah diantisipasi ditambah lagi dengan longsornya irigasi Siring Geramat yang menyebabkan air bertambah banyak masuk ke jalanan,” tambahnya.

Kawasan jalan lintas ini termasuk jalan negara yang  memang harus dikordinasikan dengan pihak balai besar. Semestinya keadaan  demikian bisa diajukan ke Balai Besar atau ke Kementrian PU Pusat dan dibuat secara permanen.

Kemudian di beberapa areal persawahan juga memerlukan penanganan irigasi dalam bentuk skala besar, tembok penahan yang tinggi agar luapan dari beberapa sungai masuk ke beberapa desa dan tidak tumpah ke jalan.

Saat ini ketinggian tembok penahan hanya dua meter, sedangkan ketinggian air mencapai tiga meter (terendam), dan menyebabkan tembok penahan patah, dan beberapa irigasi yang jebol, tergerus banjir bandang.

Baca Juga :   Prajurit Koramil 402-10/Kayuagung Bantu Bersihkan Puing Rumah Roboh

Parhan juga menghimbau kepada masyarakat agar waspada dan berhati-hati dengan keadaan alam di musim hujan ini. “Jika ada irigasi yang yang patah atau banjir untuk sementara dapat diatasi dengan cara gotong royong. Namun untuk selanjutnya dapat dilaporkan kepada camat, kades, dan kemudian kepada PU Bina Marga dan pengairan maupun kepala badan bencana dan ditembuskan di DPRD agar bisa
diprogramkan, dianggarkan dalam tahun anggaran berikutnya,” tambahnya.

Dalam Hal ini Dinas PU Bina Marga sudah peduli, tapi perlu dilakukan kerja yang sinergi, perlu pemikiran bersama-sama dan rapat bersama dengan DPR apa yang dapat dihandel oleh PU Bina Marga.

“Pada dasarnya DPRD akan siap membantu, mengawal, mengusulkan, agar keluhan dari masyarakat dapat dipenuhi,” ujar Parhan. (rob)





Publisher : awik obsesi

Lihat Juga

Koramil, Polres dan Pemkab Kolaborasi Lakukan Karya Bakti

PALI, KoranSN Koramil 0404 – 03 Talang Ubi bersama Polres serta Pemerintah kabupaten Penukal Abab …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!