Paripurna Warnai HUT ke-71 Kabupaten Muara Enim



Kapolda Sumsel dan Wakil Gubernur Sumsel bersama Bupati Muara Enim serta Ketua DPRD Muara Enim saat memasuki Gedung DPRD Muara Enim. (Foto-Yudi/Koransn)

Muara Enim, KoranSN

Dalam Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muara Enim dalam Rangka Peringatan Hari Jadi Kabupaten Muara Enim ke-71 Tahun 2017 yang berlangsung di DPRD Muara Enim dihadiri langsung Kapolda Sumsel Irjen Pol Zulkarnain dan Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki, Senin (20/11/2017) sekitar pukul 09.30 wib.

Dalam sambutannya, Bupati Muara Enim Ir H Muzakir Sai Sohar menyampaikan keberhasilan dan penghargaan Kabupaten Muara Enim yang dicapai selama Tahun 2017. Selain Kapolda Sumsel dan Wagub Sumsel, hadir juga, Wakil Bupati Muara Enim H Nurul Aman, Ketua DPRD Muara Enim Aries HB, dan Bupati/Walikota Se-Sumsel, Ketua Tim PKK Shinta Paramita Muzakir.

Disebutkan Muzakir, Piala Adipura Buana ke-12 dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Piala Wahana Tata Nugraha dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, Pangripta Nusantara 2017 dari Bappenas, Pangripta Sriwijaya 2017 dari Gubernur Sumsel, Penghargaan atas Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI Tahun 2016 yang ke-3.

Kemudian lanjut Muzakir, meraih Opini dengan nilai wajar tanpa pengecualian (WTP) ke empat kalinya dari BPK RI Tahu 2017. Sertifikasi Akreditasi Paripurna RSUD HM Rabaian Muara Enim dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS), Juara I Tenaga Kesehatan Teladan Kategori Juru Imunisasi Tingkat Provinsi Sumatera Selatan.

“Beberapa keberhaslan Kabupaten Muara Enim dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi, ungkapan rasa syukur sekaligus memberikan motivasi dan semangat bagi aparatur sipil negara (ASN) dan masyarakat untuk bekerja lebih keras, bersinergi dan inovatif dalam melaksanakan pembangunan menuju terwujudnya masyarakat Kabupaten Muara Enim yang SMAS,”ungkap Muzakir.

Baca Juga :   16 Peserta Ikut Turnamen Biliar

Masih dikatakan Muzakir, dalam RPJM Nasional 2015-2019 Pemerintah telah menetapkan visi pembangunan nasional yaitu terwujudnya Indonesia yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian berlandaskan gotong royong. Visi ini diwijudkan dalam 7 misi pembangunan nasional dan di didukung oleh 9 agenda pembangunan yang dikenal dengan NAWACITA.

Dalam implementasinya kata Muzakir, visi dan misi pembangunan nasional ini sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Muara Enim yakni, mewujudkan masyarakat Kabupaten Muara Enim yang Sehat, Mandiri Agamis dan Sejahtera di Bumi Serasan Sekundang,” serta misi Kabupaten Muara Enim yakni, meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat, melaksanakan reformasi birokrasi, meningkatkan pengembangan ekonomi berbasis sumber daya lokal, meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan meningkatkan kelestarian lingkungan hidup.

“Dalam mewujudkan visi Kabupaten Muara Enim bersama masyarakat dan dunia usaha secara bersinergi, senantiasa menggali potensi sumber daya alam yang ada secara optimal untuk membiayai penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Muara Enim,”terang Muzakir.

Dikatakan Muzakir kembali, berapa indikator makro kinerja Pemerintah Kabupaten Muara Enim meliputi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kabupaten Muara Enim Tahun 2016 mencapai 66,71 persen, meningkat dari tahun sebelumnya yang sebesar 65,82 persen, kemiskinan di Kabupaten Muara Enim menurun dari 14,54 persen di Tahun 2015 menjadi 13,56 persen di Tahun 2016, PDRB atas dasar harga berlaku tahun 2016 mencapai Rp 42,63 Triliyun dan PDRB atas dasar harga konstan mencapai Rp 32,89 Triliyun.

Baca Juga :   Gadis "Urang Diri" Wakili Sumsel di Liga Dangdut Indonesia

Kabupaten Muara Enim terletak di Jantung Provinsi Sumatera Selatan dan berbatasan dengan sepuluh kabupaten/kota di Sumsel dan Provinsi Bengkulu khususnya di Kabupaten Kaur. Kabupaten Muara Enim memiliki luas wilayah 7.483,06 km terdiri dari 20 Kecamatan, 245 desa, dan 10 kelurahan dengan jumlah penduduk sebanyak 609.607 jiwa dan pertumbuhan penduduk tahun 2016 mencapai 1,53 persen.

Selain itu, sektor pertambangan Kabupaten Muara Enim memiliki potensi yang cukup besar dari sektor pertanian dalam arti luas dengan total luas perkebunan karet mencapai 149.276 hektar, perkebunan kelapa sawit 22.810 hektar, perkebunan kopi 23.449,5 hektar, dan padi sawah seluas 45.838 hektar.

Sementara itu, Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki menyampaikan apresiasi atas keberhasilan dan penghargaan yang diraih. Atas penghargaan yang dicapai tersebut, tentunya dapat memacu agar kedepan dapat dipertahankan dan ditingkatkan kembali. Dia berharap kedepan Kabupaten Muara Enim dapat lebih maju dan lebih baik lagi.

Diterangkan Ishak Mekki, Kabupaten Muara Emim sumber daya alamnya luar biasa, semua di kabupaten tersebut, SDA semua sudah ada, mulai dari, minyak, gas, batubara dan sumber daya alam lainnya. Oleh sebab itu menurut Ishak Mekki, dengan kekayaan SDA yang dimiliki, tentunya kesejahteraan masyakatnya akan terus semakin meningkat. (yud)

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Karhutlah Sudah Mendekati Pemukiman, Polres OI Lakukan Pencegahan

Indralaya, KoranSN Kebakaran hutan dan lahan (Karhutlah) yang terjadi di Kabupaten Ogan Ilir (OI) berturut-turut …