Pasal Rokok Satu Batang, Abang Becak Baku Hantam







Korban abang becak saat melapor di SPKT Polresta Palembang. (foto-deni/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Hanya pasal rokok satu batang, Hendra alias Ali (45), abang becak yang biasa mangkal di Kolonel Atmo Palembang, Kamis siang (3/8/2017) babak belur usai dihantam ‘IN’, yang tak lain masih rekan seprofesinya.

Tak terima atas penganiayaan tersebut, pria yang tinggal di Jalan Pasundan Kecamatan Kalidoni Palembang ini, langsung melaporkan ‘IN’ ke SPK Terpadu Polresta Palembang.

Menurut keterangan korban, peristiwa yang menimpahnya itu bermula saat dirinya sedang mangkal bersama ketiga temannya di depan salah satu toko kosmetik yang berada di Jalan Kol Atmo Kecamatan IT I Palembang untuk menunggu penumpang.

Namun saat duduk santai di dalam becaknya, korban diberi rezeki uang Rp 20 ribu oleh pemilik toko, di depan tempatnya mangkal untuk menunggu penumpang.

“Uang itu saya belikan rokok satu bungkus dan dari satu bungkus rokok tersebut saya hanya ambil hisap satu batang saja, sisanya saya bagi
dengan ketiga teman saya yang lain dilokasi,” katanya.

Dilanjutkannya, tak lama terlapor yang usai mengantar penumpang datang ke lokasi kejadian dan meminta bagian rokok sama korban.

“Berhubung terlapor baru datang, jadi tidak dapat bagian. Karena tak mendapat bagian rokok, ia (IN) emosi dengan saya dan mengatakan kalau saya ini berlagak seperti orang hebat, dan dia juga bilang kalau sudah lama menyimpan dendam terhadap saya,” terangnya.

Baca Juga :   Ibu dan Anak Kompak Ngutil Baju di Mall

Setelah itu, lanjut korban, bukan hanya marah-marah menghujat korban, terlapor juga langsung mengayunkan kepalan tangan ke kepalanya sebanyak tujuh kali yang menyebabkan dirinya tersungkur ketanah dan mengalami luka lebam.

“Saat kejadian saya diam saja ketika dipukuli, beruntung ada yang melerai. Saya cuma minta terlapor ini cepat ditangkap dan dipenjara, karena saya sudah sakit dengan dia (IN).” Jelasnya.

Kasat Reskrim Polresta Palembang, Kompol Yon Edi Winara mengatakan, pihaknya sudah menerima laporan dari korban dan akan segera memprosesnya.

“Korban sudah membuat laporan, dan laporan tersebut segera akan kita tindak lanjuti,” tandasnya. (den)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Gakkum KLHK dan Bakamla Gagalkan Penyelundupan Kayu Ilegal

Makassar, KoranSN Tim Penegakan Hukum (Gakkum) Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Wilayah Sulawesi bersinergi …

error: Content is protected !!