Pasar Cinde Dibongkar, Groundbreaking Ditarget Desember

Gubernur Sumsel, H Alex NoerdinPalembang, KoranSN

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumsel memastikan akan melanjutkan pembongkaran dan renovasi total terhadap Pasar Cinde. Pasalnya, pasar tersebut tidak layak lagi berada di tengah Kota Palembang. Demikian ditegaskan oleh Gubernur Sumsel H Alex Noerdin usai rapat dengan pihak ketiga yakni PT Aldiron, Senin (3/10/2016).

“Ya, ini nanti dibongkar dan kemudian direnovasi ulang tetapi cendawannya akan tetap ada,” katanya.

Sebelumnya, Alex menjelaskan, rektor Unsri pernah melakukan penelitian bersama Unsri pada 20 tahun lalu, dari penelitian tersebut didapatkan bahwa tiang-tiang dan struktur beton cinde itu sudah diragukan dan dapat roboh setiap saat. Selain itu, pihaknya beberapa waktu lalu telah meminta Poltek untuk melakukan scan atau rontgen terhadap tiang-tiang cendawan. Hasil hasil scan tersebut didapatkan bahwa tiang tersebut sudah keropos dan terkategori Indanger atau bahaya.

“Jadi mau tidak mau harus direnovasi total dan renovasi ini sudah dilakukan 2 kali di tahun 1971 dan 1981 jadi cinde yang sbenernya cinde itu tidak lagi cinde jadi ngitungnya dari tahun 1981. Jadi bangunan tersebut masih baru,” katanya.

Baca Juga :   BNNP Sumsel Gagalkan Peredaran 17 KG Sabu di Kota Palembang, Dua Tersangka Di Tembak Mati

Jadi, lanjut Alex, groundbreaking harus segera dilakukan sebelum Agustus 2018 mendatang. Dalam renovasi ini sendiri, persyaratan pertama adalah pedagang lama menjadi prioritas mendapatkan tempat setelah di inventarsir kemudian pedagang yang baru dapat masuk.

Menurutnya, tak perlu lagi kajian soal cagar budaya karena sudah dua kali dilakukan renovasi, jadi hasilnya sudh kelihatan. Dirinya menambahkan, banyak kota di dunia ini termasuk di Indonesia yang melakukan renovasi tersebut seperti di Jogja, dari Keraton menjadi Hotel Ambarukma.

“Nah ini kan dulu lahan keraton, tapi dibangun hotel. Meskipun begitu cirinya tetap ada. Begitu juga Pasar Cinde ini, meskipun direnovasi total, cendawannya akan tetap ada,” ujarnya.

Saat ini, lanjut Alex, untuk harga sendiri sudah ada tetapi masih akan kembali dikaji mengingat harga tersebut masih kerendahan. Untuk finalisasi harga sendiri akan disosialisasikan oleh camat. Selain itu, nantinya pada tanggal 8 November tempat penjualan sementara atau lapak-lapak sudah mulai dibangun, serta hasil kajian tim purbakala selesai, sehingga sebelum Januari mendatang sudah dapat di Groundbreaking.

Baca Juga :   Serius Bidik Kursi Wawako, PAN Ancam PAW Kader 'Mbalelo'

“Jadi dak usah direbutke lagi, kalu dak galak direnovasi siapo yang tanggung jawab kalu itu roboh. Dan bangunan Cinde sekarang ni biso kapan be roboh. Selain itu, pasar paling jorok di Kota Palembang terutama di Indonesia. Kalu masuk aksi keluar jadi terasi,” tandasnya. (wik)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : awik obsesi

Avatar

Lihat Juga

Jelang Konferensi Wilayah, Pengurus PW IPPNU Sumsel Audiensi ke Sekda Kota Palembang

Palembang, KoranSN Demi kesuksesan rencana Konferensi Wilayah yang akan diadakan pada 5 dan 6 Desember …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.