Pasutri di 35 Ilir Jadi Pengedar Sabu



Pihak kepolisian menunjukkan barang bukti narkoba jenis sabu yang diamankan dari tersangka Susi Mariyani, Indra Gunawan dan Lastizairi alias Lisa. (foto-dedy/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Pasangan suami istri (Pasutri), Indra Gunawan (47) dan Lastizairi alias Lisa (41) ditangkap pihak kepolisian Sat Reskrim Polsek IT I Palembang karena menjadi pengedar narkoba jenis sabu.

Kedua tersangka yang tercatat sebagai warga Jalan Pengeran Sidoing Lautan 35 Ilir Kecamatan IB II Palembang ini ditangkap di rumahnya dari hasil pengembangan tersangka Susi Mariyani (43), warga Jalan Ali Gatmir Kelurahan 13 Ilir Kecamatan IT I Palembang yang telah lebih awal dibekuk pihak kepolisian.

Wakapolsek IT I Palembang, Iptu Fg Malina didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhoni Palapa, Rabu (17/10/2018) mengatakan, penangkapan Pasutri Indra dan Lisa hasil dari pengembangan tersangka Susi Mariyani yang lebih dulu ditangkap pihaknya di Jalan Ali Gatmir Palembang dengan barang bukti; 8 paket kecil sabu dan uang tunai Rp 1.600 ribu.

“Setelah Susi tertangkap selanjutnya kami melakukan pemeriksaan untuk mengetahui sabu yang dijual tersebut didapatkannya dari siapa. Hasil dari pemeriksaan, tersangka Susi mengakui jika sabu itu didapatkan dari Pasutri Lisa dan Indra di kawasan 35 Ilir Palembang,” katanya saat gelar ungkap kasus di Mapolsek IT I Palembang.

Masih dikatakan Malina, dari nyanyian tersangka Susi inilah kemudian polisi melakukan pengembangan penyelidikan sehingga menyergap kediaman tersangka Lisa dan Indra.

Baca Juga :   Kapolda Sarankan Pemda Untuk Relokasi Pengrajin Senpira

“Saat kami sergap ternyata tersangka Lisa dan Indra sedang berada di dalam rumahnya. Kemudian kami melakukan penggeledahan di rumah tersebut, hasilnya ditemukan barang bukti 3 paket sabu, alat hisap sabu, timbangan digital HP dan uang tunai Rp 2. 600 ribu,” ungkapnya.

Lanjut Malina, dengan didapati barang bukti selanjutnya pasangan suami isteri tersebut dibawa ke Mapolsek IT I guna dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

“Setelah ditangkap, tersangka Lisa dan Indra mengakui jika barang bukti sabu yang diamankan dari tersangka Susi Mariyani didapatkan darinya. Dari itulah para tersangka ini merupakan jaringan pengedar narkoba jenis sabu,” ujarnya.

Lebih jauh dikatakannya, kini tersangka dan barang bukti telah diamankan di Polsek IT I Palembang guna dilakukan proses hukum.

“Dalam kasus ini tersangka Lisa, Indra dan Susi Mariyani dijerat dengan Undang-Undang RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,” tandasnya.

Sementara tersangka Indra Gunawan mengatakan, jika dirinya hanya membantu istrinya Lastizairi alias Lisa mengedarkan sabu tersebut. Hal itu dilakukan lantaran penghasilannya sebagai buruh bangunan tak mencukupi untuk memenuhui kebutuhan keluarga.

“Jadi, peran saya membantu istri menjualkan sabu tersebut. Kalau asal sabu itu istri saya yang tahu, karena dia yang mengambilnya. Setelah itu sabu tersebut diberikan ke saya untuk dijualkan,” katanya.

Baca Juga :   Pasar Pendopo Kebakaran, Lima Ruko Ludes

Sedangkan terangka Lastizairi alias Lisa mengungkapkan, dirinya mendapatkan sabu dari ‘R’ (DPO) yang kemudian ia dan suaminya menjualkan kembali sabu tersebut.

“Baru sebulan inilah kami menjual sabu. Hal itu kami lakukan karena butuh uang untuk menghidupi keluarga dan untuk kebutuhan keempat anak kami,” ucapnya singkat dengan menundukan kepala.
Kemudian tersangka Susi Mariyani mengakui, jika sabu yang diamankan polisi dari tangannya didapatkannya dari tersangka Lisa.

“Saya hanya menjualkan sabu milik Lisa. Sebab saya sedang butuh uang untuk biaya sekolah empat anak saya yang kini duduk dibangku SMA. Selain itu, suami saya saat ini sedang sakit, dari itulah saya butuh uang lalu nekat menjualkan sabu itu,” pungkasnya. (ded)

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kejati Tegaskan Akan Panggil Lagi Saksi Dugaan Korupsi Kredit Bank Sumsel Babel

Palembang, KoranSN Kasi Penerangan dan Hukum (Penkum) Kejati Sumsel, Mohd Radyan SH MH, Selasa (17/1/2022) …