Patroli Rutin Cegah Konflik Angkutan Online Vs Konvensional

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawano. (Foto-Dokumen/Dedy/Koransn)

Palembang,koransn

Kapolresta Palembang, Kombes Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, Selasa malam (28/3/2017) mengatakan, Polresta Palembang telah mempersiapkan upaya pencegahan dalam mengantisipasi terjadinya konflik antara angkutan online Vs konvensional di Palembang.

“Salah satu upaya pencegahan yang kita lakukan yakni; menerjunkan setiap jajaran untuk rutin berpatroli di lokasi yang dinilai memungkinkan terjadinya konflik, seperti Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang dan beberapa lokasi lainnya,” katanya.
Dijelaskan Kapolresta, perlu adanya antisipasi dini dalam mencegah konflik antara pengendara angkutan umum berbasis online dengan angkutan umum konvensional yang kini dilakukan pihaknya bertujuan jika ada gejolak maka dengan segera bisa ditangani atau langsung diredam.

Menurutnya, untuk mencegah terjadinya konflik, pihaknya juga sudah melakukan koordinasi dengan pengelola angkutan umum berbasis online di Palembang dan pihak konvensional. Hal ini dilakukan guna memberikan himbauan kepada seluruh pengemudi untuk saling pengertian dalam mencari penumpang, sehingga sama-sama dapat menjaga keamanan kota.

Baca Juga :   Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah, Mantan Kadispenda Sumsel Dicecar Hakim

Dirinya juga berharap kepada para pengemudi baik berbasis online ataupun konvensional untuk bisa mematuhi setiap aturan yang diberikan oleh masing-masing instansi dan tempat tertentu, sehingga konflik yang meresahkan tidak sampai terjadi di Palembang seperti apa yang terjadi di daerah-daerah lain.”Hingga saat ini, situasi di Palembang tidak seheboh didaerah-daerah lain. Hanya memang, beberapa waktu lalu sempat terjadi penganiayaan dan pengrusakan terhadap salah satu pengemudi taksi online di Bandara SMB II Palembang. Namun hal itu, cepat segera kita tangani, dan kedepannya mudah-mudahan hal itu tidak terulang lagi,” akunya.

Baca Juga :   Kedapatan Bawa Sabu, Warga Angkatan 45 Dibekuk Timsus Tantura

Selain itu, Wahyu juga meminta masyarakat yang mengetahui adanya tindakan penganiayaan dalam bentuk apapun untuk segera memberikan laporan kepada pihak berwajib, agar langsung bisa ditangani dalam mengungkap kasus tersebut.”Saya pastikan saat ini aktivitas di Palembang kondusif dan aman terkendali. Masyarakat tidak perlu khawatir,” tandas Kapolresta. (den)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Alwin

Avatar

Lihat Juga

KPK Ingatkan Putra Rhoma Irama Hadiri Panggilan Penyidik

Jakarta, KoranSN Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengingatkan Romy Syahrial, putra pedangdut Rhoma Irama, menghadiri panggilan …