PBB ‘Sangat Khawatir’ dengan Nasib Warga Sipil di Rafah



Foto udara menunjukkan bangunan dan mobil yang hancur pasca serangan Israel yang berlanjut di Rafah, Gaza, Palestina, Jumat (9/2/2024). (Foto-Antara/Anadolu Agency/aa.)

Washington, KoranSN

Juru bicara PBB Stephane Dujarric pada Jumat (9/2/2024) menyampaikan keprihatinan atas rencana evakuasi warga sipil dari Rafah di Gaza oleh perdana menteri Israel.

“Kami sangat khawatir dengan nasib warga sipil di Kota Rafah,” kata Dujarric kepada awak media di New York.

Pernyataan itu disampaikan setelah Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memerintahkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk mengembangkan rencana ganda guna mengevakuasi warga sipil dari Rafah dan untuk mengalahkan batalyon Hamas yang tersisa.

Baca Juga :   Korut Tembakkan Dua Rudal Balistik ke Laut Jepang

“Yang pasti, masyarakat harus dilindungi, tetapi kami juga tidak ingin melihat pengungsian paksa, pengungsian massal secara paksa, yang menurut definisi bertentangan dengan keinginan mereka,” ujar Dujarric.

Dia juga menegaskan bahwa PBB tidak akan mendukung evakuasi paksa dengan cara apa pun, yang melawan hukum internasional. HALAMAN SELANJUTNYA>>



Publisher : Apriandi

Lihat Juga

PLTN Jepang Kembali Lepaskan Air Olahan Radioaktif

Tokyo, KoranSN Operator Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) Jepang Fukushima Daiichi pada hari Rabu (28/2/2024) …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!