PBB: Selama 2020 Lebih dari 8.500 Anak Dijadikan Tentara



ilustrasi – Tentara Yordania memberikan makanan dan minuman kepada pengungsi anak Suriah usai mereka menyeberang perbatasan dari Suriah, dekat Mafraq, Senin (18/2/13). Menurut sumber Pasukan Bersenjata Yordania, sebanyak 89.000 pengungsi Suriah menghindari pertempuran di negara mereka dan menyeberangi perbatasan Yordania sejak awal 2013. (Foto/Antara/Reuters)

New York, KoranSN

Selama 2020, lebih dari 8.500 anak dijadikan sebagai tentara di berbagai konflik di seluruh dunia dan hampir 2.700 lainnya tewas, demikian menurut PBB pada Senin (21/6/2021).

Baca Juga :   Kuba Minta Kanada Bantu Akhiri Sanksi AS Atas Venezuela

Laporan tahunan Sekjen PBB Antonio Guterres kepada Dewan Keamanan tentang anak-anak dan konflik bersenjata mencakup pembunuhan, pencederaan dan pelecehan seksual terhadap anak, penculikan atau perekrutan, penolakan akses bantuan dan penargetan sekolah serta rumah sakit.

Laporan itu memverifikasi bahwa pelanggaran telah dilakukan terhadap 19.379 anak di 21 konflik. Mayoritas pelanggaran sepanjang 2020 dilakukan di Somalia, Republik Demokratik Kongo, Afghanistan, Suriah dan Yaman. HALAMAN SELANJUTNYA>>

Publisher : Apriandi

Lihat Juga

Polisi Yunani Bentrok dengan Massa yang Menolak Vaksinasi Wajib

Athena, KoranSN Aparat kepolisian Yunani menggunakan gas air mata dan meriam air untuk membubarkan massa …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar anda diproses.