PBK Kesulitan Jangkau Kebakaran di Gedung Tinggi

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Palembang Dicky Lenggardi Tatung. (foto-dok/reigan/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Pesatnya pembangunan khususnya dibidang infrastruktur di Kota Palembang memancing investor untuk mendirikan gedung-gedung tinggi. Namun disisi lain permasalahan juga mengiringi berdirinya gedung tinggi tersebut, salah satunya terkait keselamatan apabila terjadi bencana kebakaran.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana dan Pemadam Kebakaran (BPBPK) Kota Palembang, Dicky Lenggardi Tatung mengatakan, saat ini pihaknya kesulitan untuk memadamkan api apabila posisinya berada di gedung-gedung yang tinggi. Dimana, mobil tangga yang dimilki pihaknya hanya mempu mencapai ketinggian 35 meter.

“Idealnya kita butuh yang mampu setinggi 60 meter. Namun, sekarang kita hanya memilki mobil tangga yang bisa dimaksimalkan setinggi 35 meter,” ungkap Dicky, Selasa (17/10/2017).

Untuk itu pihaknya menekankan syarat bangunan tinggi lebih diperketat. Mulai dari menyediakan emergency exit dan tangga darurat, penyediaan alat pemadam api ringan (Apar) dan melakukan evaluasi rutin terhadap prasarana yang dimiliki agar dapat meminimalisir resiko yang timbul saat kebakatan terjadi. Apabila semua hal tersebut telah dilakukan maka bisa menjadi salah satu solusi dari kekurangan sarana dan prasarana yang dimiliki BPBPK Palembang saat ini.

Baca Juga :   Aswari Harapkan Slankers Sumsel Jaga Solidaritas

Meski demikian, pihaknya telah rutin melakukan pelatihan penanganan kebakaran. Dimana sasarannya tidak hanya bagi pengelola hotel dan bangunan tinggi tetapi juga melakukan sosialisasi di tengah masyarakat pemukiman padat penduduk.

“Edukasi sejak dini juga kerap kita lakukan menyasar sekolah. Mulai dari tingkat SD sampai SMA agar para anak-anak dan remaja ini nantinya memahami apa yang harus dilakukan, serta bagaimana mengatasi saat api muncul. Kecil jadi kawan, besar jadi lawan. Seperti itulah gambaran pemahaman yang diberikan oleh BPBPK saat melakukan sosialisasi,” ujarnya.

Baca Juga :   Siap-Siap Transmart Palembang Segera Diresmikan

Dikatakannya, untuk memaksimalkan jangkauan saat ini BPBPK Kota Palembang juga terus berbenah. Salah satunya dengan menambah pos pelayanan di beberapa kecamatan. Dari tujuh pos yang telah ada saat ini menjadi 12 pos yang ditargetkan selesai pada 2018 mendatang.

“Oleh karena itu, kami meminta masyarakat juga terus mewaspadai potensi dan penyebab kebakaran. Dari alat elektronik, listrik dan juga kompor saat memasak. Agar kebakaran ini bisa kita antisipasi bersama,” tuntasnya. (rgn)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

496 ASN dan Non ASN Pemkot Palembang Kantongi Id Card e- Money

Palembang, KoranSN Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam penerapan gerakan uang non tunai, bukan isapan …