PD Pasar Siapkan Toilet Umum di Lorong Basah



Sepanjang Jalan Sentot Ali Basah kawasan Pasar 16 Ilir terpasang Awning, di lokasi ini akan dijadikan destinasi wisata baru di Kota Palembang dengan night culinary market. (foto-dok/koransn.com)

Palembang, KoranSN

Guna memberikan kenyaman bagi pengunjung maupun pedagang yang akan berjualan saat nigh culinary market di Jalan Sentot Ali Basah atau yang biasa dikenal masyarakat Palembang dengan Lorong Basah Kawasan Pasar 16 Ilir, Perusahaan Daerah (PD) Pasar Jaya akan menyiapkan fasilitas, seperti toilet umum di kawasan tersebut.

Direktur Utama PD Pasar Jaya, Asnawi P Ratu mengatakan, di kawasan lokasi Lorong Basah, saat ini pihak PD Pasar Jaya sedang menyiapkan toilet umum dengan standar kualitas yang baik. Dimana, keadaan toilet ini untuk mendukung pasar kuliner yang ada diwilayah tersebut.

“Kita sedang menyiapkan toilet dengan standart yang bagus, ada petugas penjaga dan dilengkapi dengan seragam. Pokoknya kita menjamin toilet ini punya standart yang baik guna memberikan kenyaman pengunjung dan pedagang di night culinary market nantinya,” ungkap Asnawi, Kamis (25/1/2018).

Ia mengungkapkan, pihaknya juga menghimbau kepada para pedagang untuk memasang neon box didepan tokonya guna mempercantik kawasan Lorong Basah saat night culiary market nanti.

Menurutnya, denganadanya himbauan ini, jelas untuk membantu para pedagang dan memperindah lapaknya. Dimana, dengan adanya penerangan ini justru memperindah suasana disana.

“Di lorong basah ini nantinya akan ada pasar malam untuk para pedagang kuliner, jadi himbauan ini kita tujukan untuk para pedagang kuliner yang berjualan dari jam 5 sore hingga dini hari, namun jika para pemilik toko di daerah lorong basah ingin tetap buka tidak apa-apa,” ujarnya.

Baca Juga :   Palembang Dapat Alokasi 50 Bus Transmusi dari Kemenhub RI

Menyikapai adanya himbauan dari pihak PD Pasar Jaya dengan berjualan hingga malam hari dan memasang lampu neon box didepan toko, padagang nampaknya menyikapi dengan keberatan.

Salah satu pedagang, Kiyay (49) mengutarakan, himbauan tersebut tidak tepat, apalagi menyangkut jam buka toko lantaran, dirinya harus mempertimbangkan perlengkapan dan kesiapan lainnya.

“Biasanya kami jam 5 saya sudah menutup toko, dengan adanya himbauan ini kami diminta untuk buka hingga malam hari. Jelas kita menolak jika peraturan ini ditetapkan,” tandasnya. (rgn)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Klinik Lapas Kelas I Palembang Raih Akreditasi Paripurna

Palembang, KoranSN Klinik Pratama Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Palembang (Lapas Merah Mata) torehkan prestasi membanggakan …

error: Content is protected !!