PDAM PALI Kembali Ngadat, Belum Bayar 7 Bulan ke PDAM Muara Enim

Ilustrasi. (foto-net)

PALI, KoranSN

Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta PALI Anugerah kembali membuat berang warga di Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI. Pasalnya, perusahaan yang bergerak di sektor distribusi air bersih tersebut tidak mengaliri air bersih kepada warga PALI, selama 10 hari terakhir.

Namun sepertinya, air PAM macet bukan hal yang baru bagi masyarakat di Kabupaten PALI. Beberapa bulan yang lalu, masalah air PAM tidak hidup juga terjadi. Bahkan tahun lalu, ketika air PAM macet, sejumlah ibu-ibu mendatangi kantor PDAM dan berdemo di kantor yang terletak di Golf Permai, Kelurahan Handayani Mulya, Kecamatan Talang Ubi.

“Sudah biasa pak air macet seperti ini. Di PALI bukanlah hal yang baru. Sudah air jarang hidup, bayaran paling mahal se-indonesia. Kami minta pemerintah segera memberikan solusi kepada kami. Jangan pas awal bulan, petugas PDAM lancar nagih kepada pelanggan. Sementara pelayanan terburuk yang pernah ada,” ungkap Novri, warga Kecamatan Talang Ubi, saat dibincangi awak media, Senin (6/7/2020).

Baca Juga :   Musrenbang Pertama, Heri Amalindo Datangkan Staf Bappenas

Sementara itu, dikonfirmasi ke Direktur PDAM Tirta PALI Anugerah, Puryadi menjelaskan bahwa air bersih tidak mengalir ke pelanggan dikarenakan tidak lagi dikirim dari kabupaten Muara Enim.

Hal itu dikarenakan terjadi keterlambatan pembayaran dari PDAM Tirta PALI Anugerah dengan PDAM Lematang Enim, Kabupaten Muara Enim.

“Kita belum bayar dari bulan Desember 2019 hingga Juni 2020. Total mencapai Rp 2,3 M. Adanya keterlambatan pembayaran dikarenakan banyak perbaikan kebocoran di jaringan pipa PDAM, serta masih banyaknya pelanggan yang belum bayar, dan over kapasitas pekerja juga bisa jadi salahsatu kendalanya,” jelas Puryadi, Senin (6/7/2020).

Kendati demikian, pihaknya akan segera mencari solusi agar air bersih kembali mengalir ke warga.
“Kalau tidak ada halangan, Kamis mendatang kita coba mengambil air dari intake Muara Sungai. Kita berharap bersama, air PDAM kembali mengalir seperti sedia kala,” tukasnya.

Baca Juga :   Wako Ingin Jembatan Layang Lematang Seperti Jambi

Pihaknya juga terus berkomunikasi dengan PDAM Lematang Enim agar bisa segera mengirimkan air bersih ke PALI.

“Pak direktur PDAM Lematang Enim sudah komitmen untuk membantu, dan akan segera dikirimkan. Hanya saja volume akan dikurangi, dan kemungkinan tidak lagi seminggu tiga kali,” tutupnya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Menunggu Transparansi Dana Covid-19 Kabupaten Lahat

PENGELOLAAN dana Covid-19 yang selama ini sudah berjalan, dirasa masih belum memberikan informasi secara terbuka …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.