PDIP Target Menang di 7 Daerah

Ketua DPD PDIP Sumsel, HM Giri Ramanda N Kiemas saat diwawancarai usai mengumumkan 9 calon kepala daerah yang diusung PDIP. (foto-anton/koransn.com)

Palembang, KoranSN

DPP PDIP Sumsel secara resmi sudah memutuskan 9 kepala daerah yang akan bertarung pada pilkada serentak di Sumsel, Juni mendatang. Ke 9 nama yang sudah berpasangan itu secara resmi juga diumumkan oleh Ketua DPD PDIP Sumsel HM Giri Ramanda N Kiemas, bertempat di sekretariat DPD PDIP Sumsel, Sabtu (6/1/2018). Dari kesembilan pilkada yang akan berlangsung, PDIP menargetkan menang di 7 daerah.

“Dari Pilkada 9 kabupaten/kota, target minimal menang di 7 Pilkada tersebut. Kita juga instruksikan kepada seluruh kader untuk memenangkan pasangan tersebut, dan bila melanggar DPP akan memberikan sanksi,” kata Giri.

Baca Juga :   Beli Paket Internet XL Go Gratis Mifi

Dikatakan Giri, ke 9 nama pasangan calon kepala daerah yang diusung PDIP, yakni Kota Palembang H. Harnojoyo – Fitrianti Agustinda, Kabupaten Banyuasin H. Askolani – H. Slamet, Kabupaten Empat Lawang H. Joncik Muhammad – Yulius Maulana, Kota Prabumulih H. Ridho Yahya – H. Andriansyah Fikri.

Kemudian, Kota Pagar Alam Hj. dr Ida Fitriati Basjuni – Armansyah, Kabupaten Muaraenim Nurul Aman – M. Thamrin AZ, Kabupaten Lahat Nopran Marjani – Herliansyah, Kota Lubuk Linggau H. Rustam Effendi – Riezky Aprilia, dan Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Abdiyanto – Made Indrawan.

Baca Juga :   3 Hari, 6 Korban Corona di Palembang Meninggal Dunia

“Jadi biar tidak ada yang bertanya tanya serta simpang siur lagi, hari ini (6/1/2018) resmi diumumkan siapa saja yang didukung PDIP pada Pilkada serentak tahun 2018 ini di 9 kabupaten/kota. Keputusan ini sudah final, DPD hanya meneruskan keputusan dari DPP PDIP, dan akan di daftarkan ke KPU,” pungkasnya. (awj)







Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Kemenkumham Sumsel Berikan Remisi Khusus Hari Anak Nasional Kepada 94 Anak Binaan

Palembang, KoranSN Kantor Wilayah Kemenkumham Sumatera Selatan menyatakan sebanyak 94 anak binaan mendapatkan remisi khusus …

error: Content is protected !!