Pedagang Kaki Lima Didorong Gunakan Nontunai Cegah COVID-19





Pembeli menunjukkan bukti transaksi pembayaran pada penjual gerobak alpukat kocok di kawasan Ki Gede Ing Suro Palembang, Sumsel, Rabu (14/10/2020) (foto-antara)

Palembang, KoranSN

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan mendorong pedagang kaki lima menggunakan metode pembayaran nontunai untuk menekan penyebaran COVID-19 yang masih terjadi di daerah itu hingga saat ini.

Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Sumsel Elbaroma di Palembang, Rabu (4/11), mengatakan peredaran uang tunai berpotensi menjadi perantara penyebaran COVID-19 sehingga pemerintah sejak awal pandemi telah mendorong penggunaan nontunai dalam mengoptimalkan penerapan protokol kesehatan.

“Jika memang bisa jangan sampai keluar uang atau cara manual, sebisa mungkin pakai apikasi atau transfer,” ujarnya.

Baca Juga :   Macet Semakin Parah, Warga Palembang Stres

Selama pandemi, berbagai bank pemerintah maupun swasta, dan pengembang dompet digital secara masif menggandeng PKL serta mengajak masyarakat untuk menerapkan transaksi nontunai. Metode tersebut dinilai lebih memudahkan usaha di tengah upaya pencegahan COVID-19.  HALAMAN SELANJUTNYA >>





Bagikan :

Publisher : Awid Durrohman

Lihat Juga

Bagian dari Program 1000 Al-Quran, Aipda M Aliudin Serahkan 15 Al-Quran ke Musholah Al-Karim 8

Palembang, KoranSN Aipda Muhammad Aliudin SH, personil Bid Humas Polda Sumsel kembali membagikan Al-Quran ke …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!