Pekan Kedua Puasa Daging Sapi di PALI Meroket Tajam

Tampak tempat pedagang daging yang sepi pembeli. (foto-anasrul/koransn.com)

PALI, KoranSN

Pekan kedua bulan ramadhan, harga daging sapi di sejumlah pasar tradisional di PALI terus meroket tajam. Padahal sebelumnya, harga daging sapi yang dijual di Pasar Inpres Pendopo hanya berkisar Rp 120 ribu perkilogram, tetapi di pekan kedua puasa harganya naik mencapai Rp 140 perkilogramnya.

Imbasnya, pembeli mengurungkan niatnya mengkonsumsi daging sapi. Selain itu, pedagang pun mengeluh sepi bahkan cenderung setiap harinya harus menutupi kerugian akibat dagangannya banyak yang tidak laku.

Seperti apa yang dituturkan Andi, salah seorang pedagang daging sapi di Pasar Inpres Pendopo Talang Ubi. Menurutnya, penyebab melonjaknya harga daging sapi diakibatkan langkanya pasokan sapi lokal di PALI.

“Kami harus keliling dusun untuk mencari sapi, karena di PALI tidak ada pasar hewan penyedia sapi untuk dipotong. Oleh karena itulah, harganya terus naik sebab ongkos transportasinya yang tinggi,” ungkap Andi.

Baca Juga :   Lahan Kosong Terbakar Ancam Pemukiman Warga

Diakuinya, sejak harga daging sapi terus melonjak, konsumen menjadi sepi, bahkan pelanggan yang di dominasi pedagang bakso lebih memilih daging impor yang harganya lebih murah meski daging impor tersebut diperoleh di luar wilayah PALI.

“Biasanya kami menghabiskan sekitar 50 kilogram sehari, tapi saat ini untuk menghabiskan 10 kilogram saja susah, sebab pedagang bakso memilih beli daging sapi impor dari Prabumulih,” keluhnya.

Andi memprediksi, jelang lebaran nanti harga sapi akan terus naik.

“Sekarang saja harga daging sapi sudah naik walaupun pasar sepi, apalagi nanti dekat hari lebaran, kami yakin akan lebih mahal dari sekarang,karena permintaan melonjak,” katanya.

Baca Juga :   Tiga Hari Terakhir, Harga Cabe Meroket di PALI

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagprin), Lihan Umar mengatakan akan secepatnya berkoordinasi dengan pihak terkait untuk menekan terus melonjaknya harga daging sapi.

“Kita akan upayakan menggelar pasar murah yang menyediakan daging sapi, tetapi sebelumnya kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait, agar lonjakan harga daging sapi bisa ditekan,” katanya. (ans)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Awid Durrohman

Awid Durrohman

Lihat Juga

Kadin-Buloq Lahat Pantau Suplai Bahan Pangan

Lahat, KoranSN Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Lahat Senin (25/1/2021) mengunjungi Kantor Bulog …