Pelopor Sekolah Gratis di Sumsel Jualan KEK TAA Hingga ke Slandia Baru

Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin saat mempromosikan KEK TAA pada Round Table Business Forum di Selandia Baru. (foto-humas pemprov)

Wellington, KoranSN

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H Alex Noerdin kembali dipercaya menjadi pembicara mewakili Indonesia pada Round Table Business Forum dalam rangka Promosi Investasi Sumatera Selatan di Wellington Club The Terrace, Wellington, Selandia Baru, Rabu (13/12/2017).

Dalam paparannya, pelopor sekolah gratis di Sumsel ini, sebagian investor kepincut ambil bagian untuk mengembangkan Kawasan Ekonomi Khusus Tanjung Api-Api (KEK TAA) dan Pelabuhan Tanjung Carat.

Pada kesempatan ini, matan Bupati Muba tersebut diajak melihat dan meninjau museum paling terkenal di Selandia Baru, yakni Museum Te Papa Tongarewa. Disini Gubernur diberi pengarahan mengenai pengelolaan museum zaman now oleh CEO museum dengan pengelolaan kekinian yang memadukan sejarah, teknologi, digital dan seni.

Dimana, para tamu diberi tahu, bahwa museum bukan hanya bisa dijadikan sebagai tempat edukasi sejarah, tetapi juga bisa dimanfaatkan menjadi objek wisata unggulan bahkan menjadi penyumbang devisa yang besar bagi negara.

Duta Besar (Dubes) RI untuk Selandia Baru, Tantowi Yahya mengungkapkan, sengaja memilih Provinsi Sumsel sebagai wakil Indonesia untuk mempromosikan potensinya di Selandia Baru. Menurut presenter terkenal yang juga putra daerah Sumsel tersebut, Sumsel pantas dipromosikan ke Selandia Baru, karena Sumsel termasuk satu dari lima provinsi yang sangat terasa pergerakan perkembangannya. Belum lagi potensi ekonomi yang diakuinya memang banyak.

“Ada sekitar 20-an orang bussinessman, importir dan pengusaha yang ikut paparan. Respon mereka sangat positif terutama soal pengembangan kawasan KEK TAA dan Tanjung Carat,” jelasnya.

Baca Juga :   2017, Gandus Miliki Rumah Sakit Baru

Dikatakan Tantowi, selama ini yang paling sering promosi keluar negeri adalah provinsi-provinsi dari kawasan pulau Jawa. Karena itu setelah melihat perkembangan Sumsel yang demikian pesat, Tantowi mencoba menawarkan kesempatan ini ke Gubernur Sumsel agar potensi yang ada bisa dikenal para investor yang ada di luar negeri termasuk Selandia Baru.

“Saya lihat minat investor dari luar yang mau berinvestasi ke Indonesia ini besar sekali. Termasuk ke Sumsel. Makanya pak Gubernur kita minta paparan, inilah saatnya biar investor makin kenal dengan Sumsel” tambahnya.

Setelah melakukan upaya promosi ini, diharapkan akan banyak investor yang memfollow up potensi-potensi apa saja yang menarik bagi mereka untuk dikembangkan dan dikerjasamakan.

“Kita harapkan akan banyak yang follow up, kalau mereka serius kita akan ajak mereka datang ke Sumsel sekalian melihat langsung potensi yang sudah ditawarkan. Gubernur sudah buka pintu, tinggal ditindaklanjuti,” terangnya.

Sementara itu, Gubernur Sumsel, H Alex Noerdin dalam paparannya bersama investor serta pebisnis asal New Zealand banyak menjelaskan potensi alam seperti karet, investasi karet, kemungkinan investasi produk berbahan karet dan Gheotermal (panas bumi).

Selain memaparkan soal potensi SDA yang ada, dalam kesempatan itu juga dimanfaatkan Alex untuk menjelaskan soal kesiapan Sumsel, khusunya Kota Palembang sebagai tuan rumah Asian Games 2018 bersama Ibukota Indonesia, yakni Jakarta.

Baca Juga :   Aswari Rivai Enggan di Posisi Sumsel 2

“Kita banyak menjual potensi Sumsel di bidang infrastruktur di pelabuhan laut dalam. Hal ini sangat beralasan karena, saat ini Sumsel memang sangat fokus akan kebutuhan pelabuhan laut dalam untuk menjadikan pergerakan arus barang dari dan keluar Sumsel agar lebih cepat dan dinamis,” jelas Alex.

Didampingi oleh Duta Besar RI – New Zealand, Tantowi Yahya, Gubernur Sumatera Selatan memukau seluruh audiense. Dubes ikut menyampaikan bahwa Gubernur Sumsel seorang yang visioner dan berdedikasi tinggi, Sumatera Selatan dengan potensi alam yang tinggi, 60 persen panas bumi (gheotermal) ada di sumsel, daerah nomor 1 penghasil karet terbesar di Indonesia.

Dalam lawatannya kali ini, Gubernur didampingi Asisten Pemerintahan & Kesra, Ka. Dinas Pendidikan Prov. Sumsel, Karo Humas & Protokol, serta Dirut PT. Sriwjaya Mandiri Sumsel. (rgn/hms)

Infografis Lembaga Penyalur LPG di Sumsel

Sosialisasi Penukaran Uang Peringatan Kemerdekaan 75 Republik Indonesia

Publisher : Imam Ndn

Lihat Juga

Banjir dan Longsor Ancam Sumsel

Palembang, KoranSN Bencana banjir dan tanah longsor saat ini menjadi ancaman bagi Sumsel. Hal ini …